Megah, Gereja GKI Elohim Snerbo Diresmikan 

Megah, Gereja Gki Elohim Snerbo Diresmikan 

BIAK NUMFOR, LIPUTAN4.COM – “Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd dan Ketua BPAM Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, S.Th.,M.Th tiga hari berturut-turut meresmikan aset-aset milik GKI di Tanah Papua, di Kabupaten Biak Numfor.

Megah, Gereja Gki Elohim Snerbo Diresmikan 


 

Kali ini adalah giliran Gereja GKI Elohim Snerbo yang diresmikan, Jumat (15/7). Peresmian gereja yang termegah dengan ukuran 20 meter x 47 meter di Kabupaten Biak Numfor itu ditandai dengan penguntingan pita, pendantanganan batu prasasti dan pelepasan balon ke udara.

Megah, Gereja Gki Elohim Snerbo Diresmikan 

Dua hari sebelumnya diresmikan secara berturut-turut aset GKI di Tanah Papua di Kabupaten Biak Numfor oleh Bupati dan Ketua BPAM Sonode GKI di Tanah Papua, adalah Kantor Klasis Biak Barat yang didesain dua lantai dan Kantor Bakal Klasis Biak Selatan Tengah yang nantinya akan dibawa dalam sidang sinode GKI di Tanah Papua ke-18 untuk dijadikan sebagai klasis devenitif, pekan depan.

Megah, Gereja Gki Elohim Snerbo Diresmikan 

Bupati yang juga salah satu majelis di Jemaat GKI Elohim Snerbo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, kepada semua pihak yang ikut mengambil bangian serta memberikan dukungan terhadap tuntasnya gedung gereja yang didesain dengan model atap adat Biak.

Megah, Gereja Gki Elohim Snerbo Diresmikan 

“Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia pembangunan, kepada semua warga jemaat yang telah memberikan sumbangan materi, tenaga dan pikiran hingga gedung gereja yang mengah ini diresmikan,” ujar Bupati.

 

Dikesempatan itu juga, Bupati, mengajak semua warga jemaat menjadikan gedung gereja yang baru itu sebagai tempat meningkatkan pelayanan keimanan, hubungan dengan Tuhan dan lainnya, tentunya secara khusus saya mengajak kita terus meperhatikan Tri Panggilan Gereja (bersekutu, bersaksi dan melayani.

 

“Saya berharap agar gereja yang besar ini dipenuhi oleh warga jemaat setiap hari minggu, ada kurang lebih 300 KK warga jemaat, jangan sampai di hari minggu banyak bangku yang kosong atau miring sebelah ditempati. Ini penting menjadi catatan kita, karena apalah gunanya bagunan besar sementara kualitas keimanan kita rendah,” pungkasnya mengingatkan.

 

Sementara itu Ketua BP Am Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga jemaat yang telah bahu membahu hingga berdirinya sebuah gedung gereja megah itu.

 

“Tuntasnya penyelesaian gedung gereja yang boleh dikatakan cukup mengah tentunya tidak terlepas dari bagaimana membangun kebersamaan, dan tidak terlepas pula dari campur tangan Tuhan,” tandasnya.

 

Sekedar diketahui, acara peresmian ini dihadiri juga oleh Anggota BPAM Sinode Wilayah III Biak – Supiori Pdt, Michael Kapisa, M.Th, sejumlah ketua klasi GKI, jajaran pendeta, Wakil Bupati Biak Numfor Calvin Mansnembra, SE.,M.BA, Forkopimda, pimpinan TNI/Polri dan sejumlah undangan lainnya. (Hum/Red)

Print Friendly, Pdf & Email