x

DPRD Fraksi PDI Perjuangan Batang Dukung Petani Untuk Sejahtera, Dalam Sambutan Tradisi Sedekah Bumi

waktu baca 3 menit
Minggu, 11 Jun 2023 21:30 0 457 REDAKSI JATENG

Liputan4. com 11/06/2023
Batang -,
Sedekah bumi merupakan salah satu tradisi tahunan masyarakat petani di pesisir utara Jawa Tengah yang dilaksanakan tepatnya di bulan Dzulqo’dah, dalam bulan Jawa biasa disebut bulan Legenonan atau Legenonan ,bisa disebut juga apitan.

Salah satunya yang menggelar acara Legenonan yakni petani dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Wono Makmur yang menggelar acara sedekah bumi Legenonan di Bukit Lendjong, Sabtu malam (10/6/23).

Bukit Lendjong secara administratif terletak di Desa Menjangan Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Bukit Lendjong merupakan salah satu bukit yang dikelilingi oleh empat desa ,yakni Desa Randu, Desa Gombong Kecamatan Pecalungan dan Desa Karangtengah,serta Desa Menjangan Kecamatan Subah.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Batang dari Fraksi Partai PDI Perjuangan yang dikenal sangat dekat dengan rakyat yaitu ,H. M. Zaenudin SH , didampingi Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Wasduri, tokoh masyarakat dan puluhan anggota petani hutan serta warga masyarakat sekitar .

Sedekah bumi ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan keberkahan serta segala rahmat-Nya kepada para petani sehingga petani mendapatkan hasil yang berlimpah saat panen raya.

M. Zaenudin dalam sambutannya mengatakan bahwa, sedekah bumi ini merupakan tradisi asli masyarakat Jawa dan salah satu budaya Indonesia.
” Sedekah bumi Legenonan merupakan tradisi asli nenek moyang masyarakat Jawa ,dan salah satu budaya Indonesia.
Negara kita NKRI sangat kaya akan budaya dan tradisi,maka dari itu saya berharap dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga atau nguri-uri tradisi budaya kita. Apalagi setelah acara selamatan sedekah bumi ini akan digelar pementasan seni tradisional Sintren,yang juga seni tradisional asli dari Batang,”ucap pria yang akrab disapa Mas Din.

“Semoga Kelompok Tani Hutan (KTH) Wono Makmur yang mengolah lahan pertanian di Bukit Lendjong ini diberikan hasil panen yang melimpah, karena Negara akan Kuat manakala Petani Hebat,dan Sebaliknya Negara Hebat ketika Petani Kuat. Selamatan sedekah bumi ini dilaksanakan di bukit lendjong karena saya ingin mewujudkan impian para petani untuk membangun akses jalan yang sudah dibuat para petani agar lebih baik sehingga hasil pertanian akan mudah diangkut, dan saya sudah menggandeng investor yang telah memberikan bantuan bibit tanaman yang nantinya hasil pertanian akan dijual langsung dikirim ke investor tersebut, sehingga petani tidak perlu repot-repot menjual hasil pertaniannya,”pungkas Mas Din.

Sementara itu,salah satu tokoh masyarakat dan juga anggota dari KTH Wono Makmur, Pangudi menuturkan pihaknya selaku petani sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada M.Zaenudin , anggota dewan yang sangat peduli terhadap para petani.
” Kami dari kelompok tani Wono Makmur sangat berterimakasih sekali dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Mas Din, anggota dewan yang sangat peduli terhadap para petani khususnya kelompok tani Wono Makmur. Bukit Lendjong ini sangat besar sekali potensi alamnya,baik dari potensi pertanian maupun potensi wisatanya. Jika kita lihat dari potensi pariwisata , pemandangan bukit ini sangat indah sekali masyarakat bisa menyaksikan matahari terbit dengan sempurna tanpa harus jauh jauh ke daerah lain,dan bukit lendjong juga cocok untuk tempat camping bagi para petualang. Kemudian jika dari sisi pertanian lahan pertanian ini banyak sekali tanaman buah-buahan,dari jambu, pisang, alpukat serta masih banyak lainnya. Harapan besar bagi kami di bukit lendjong ini untuk mewujudkan cita-cita mensejahterakan para petani ,” jelasnya

REDAKSI JATENG

Exs Karisidenan Pekalongan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stik Famika Makassar
LAINNYA
x
x