x

Dinas PUTR, Proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) Jalan Desa Cipeujeuh Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Dan RAB

waktu baca 2 menit
Minggu, 13 Agu 2023 01:14 0 354 ASEP DILI

Liputan4.com | Kab.Bandung – Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), yang sedang di laksanakan di jalan Majalaya – Leumbur awi Desa Cipeujeuh, Kecamatan Pacet, diduga tidak sesuai spesifikasi dan RAB proyek.

Pantauan awak media di lapangan, dalam proses pengerjaan proyek pembangunan TPT di jalan Majalaya – Lembur awi, Desa cipeujeuh, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, jum’at (11/08/2023).

Proyek tersebut diduga hanya asal jadi, selain tidak adanya papan proyek, pekerjaan galian pondasi yang dinilai kurang maksimal karena terlihat sangat dangkal dan kurang lebar kemudian tidak pula dipasangi rucuk sebagai penguat tembok pada titik-titik tertentu agar bangunan tidak mudah ambruk, itu jelas kualitas bangunannya dipertanyakan.

Ket : proyek TPT galian pondasi hanya menempel

Hal ini disampaikan oleh salah satu anggota LSM sebut saja Atin, yang memberikan tanggapan terkait proyek pembangunan TPT.

“Kegiatan pengerjaan TPT jalan tersebut, sangat memperihatinkan, karena dikerjakan asal jadi, dari pemasangan batu pertama tidak diberi amparan adukan dan diduga galian sangat minim, sehingga kualitas bangunan dipertanyakan”,ungkapnya.

Proyek pembangunan TPT jalan yang bersumber dari dana aspirasi ini, diduga dikerjakan asal jadi tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Karena kalau memang pengawas dinas aktif proyek pembangunan tersebut pastinya akan mengacu pada spesifikasi tekhnis”, tegas Atin.

Kuat dugaan, dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan di sinyalir bermain curang, di perparah dengan lemahnya pengawasan dari pihak dinas PUTR bagian pengawas lapangan, tambah Atin.

Sementara itu, salah satu pekerja yang enggan disebut namanya mengatakan, tentang pekerjaan proyek TPT.

“pelaksananya bambang, pengawas kemarin datang sekali kelokasi, dan siapa pemborong serta pengawasnya saya tidak tau, saya hanya pekerja pak”, terangnya.

Saat di komfirmasi via whatsapp pengawas lapangan wilayah Pacet, hanya memberikan kontak pihak pengembangnya saja tanpa memberikan keterangan terkait pangerjaan TPT tersebut.

” lni nomer pemborongnya”,balas pengawas.

kemudian awak media mencoba komfirmasi via WhatsApp langsung ke pihak pemborongnya, hanya menjawab “siap pa” tanpa memberikan keterangan yang jelas.

Demi berimbangnya pemberitaan awak media lalu mendatangi kantor UPT ciparay, guna menanyakan sejauh mana pengawasan dilapangan terkait progres pembangunan proyek TPT tersebut.

Namun Kepala UPT tidak ada ditempat, “Sedang keluar. Kata salah seorang pegawai UPT yang berada dikantor itu.

Sampai berita ini diterbitkan kepala UPT belum bisa ditemui dan di konfirmasi.***

Stik Famika Makassar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RIDWAN AZIZ
PLT BUPATI LABUHANBATU
Stik Famika Makassar
LAINNYA
x
x