LIPUTAN4.COM
Berita hari ini Indonesia dan Dunia, Kabar Terbaru dan Terkini

warga merasa resah atas maraknya harimau sumatera dipagaralam

0 5.712

Kemunculan harimau di perumahan warga Desa Tebat Benawa yang diduga telah memangsa Yanto (35) di kebunnya membuat warga resah. Warga takut pergi ke kebun untuk mengolah lahan dan memanen hasil tanam, alhasil buah kopi siap panen sampai mengering di dahan. Warga Desa Tebat Benawa berharap binatang buas ini bisa dipindahkan.

Keresahan ini di alami Gamin (60) dan warga lain di Tebat Benawa. “Sebenarnya usulan pemindahan harimau sampai saat ini tidak disetujui warga. Hewan ternak juga tidak diapa-apakan. Tapi disebut binatang buas ya tetap saja bikin takut, sudah ada korban jiwa yang dimakannya,” tutur Gamin, Sabtu (7/12/2019).

Gamin berharap ada pihak terkait yang bisa pindahkan harimau pemangsa itu ke tempat yang jauh dari permukiman. Pasalnya, jika tetap dibiarkan berkeliaran akan mengganggu aktivitas keseharian warga. Sebagian besar warga Benawa enggan bekerja di luar rumah.
‘Kami khawatirkan itu kalau lama-lama menyerang hewan ternak atau juga manusia lagi,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Al Sayrin (42). Petani dan memiliki usaha di Benawa ini berharap upaya pemindahan harimau dari daerah Benawa. hal ini agar bisa mengurangi keresahan warga. Harimau itu kerap muncul di permukiman dan perkebunan warga.

“Sejak kejadian kemarin kami sangat takut, terutama trauma jiwa yang sangat mengerikan,” keluh Al.

Al Sayrin dan warga kerap melihat harimau di sekitar mata air Tebat Benawa khususnya pada malam hari. Dinas Lingkungan Hidup dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lahat menghimbau kepada warga agar melapor jika ada jejak kaki baru harimau. Hal ini akan di tindak lanjuti penanganannya.

“Mudah-mudahan segera ada jalan ke luar yang terbaik. Silakan harimau itu bisa dijauhkan dari lingkungan di sini,” tambahnya.

Koramil 0405-13/Dempo Selatan, Sertu Bambang dihubungi via telepon menghimbau agar masyarakat dan petani Benawa untuk tidak melakukan kegiatan sementara di daerah hutan larangan agar tidak ada kejadian yang serupa.

Ekspresikan Reaksi Anda
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Loading...
Loading...

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda setuju dengan ini, tetapi Anda dapat menyisih jika mau. Terima Baca selanjutnya