Warga Keluhkan Rusaknya Jalan Penghubung Tiga Kecamatan di Desa Marga catur Tak Tersentuh Pemerintah

Warga Keluhkan Rusaknya Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Di Desa Marga Catur Tak Tersentuh Pemerintah

Liputan4 com. Kalianda, Lampung Selatan.

Kondisi jalan milik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan rusak parah, jalan yang berada di ruas Desa Marga Kecamatan Kalianda – Kecamatan Palas menuai keluhan banyak masyarakat.

Ruas jalan sepanjang ± 2500 m, merupakan jalan alternatif penghubung tiga kecamatan, kekecamatan Kalianda kekecamatan way Panji dan Kecamatan Palas. Saat ini kondisinya sangat memperihatinkan, lubang bak kubangan kerbau di sepanjang jalan mengakibatkan aktivitas masyarakat terhambat.

Warga Keluhkan Rusaknya Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Di Desa Marga Catur Tak Tersentuh Pemerintah

Bukan itu aja, kendaran berat maupun pribadi lebih memilih jalan alternatif melewati Desa Marga catur kecamatan Kalianda arah dari palas kekalianda sebaliknya dari Kalianda kepalas membuat jalan semakin rusak parah, masyarakat kalau tak hati-hati bisa mengalami kecelakaan.

Masyarakat berharap jalan milik pemerintah kabupaten yang rusak berat itu segera diperbaiki. Apabila kerusakan jalan dibiarkan, selain di khawatirkan kerusakan semakin meluas, tentunya hal tersebut sangat menghambat aktivitas warga.

Karim (40) masyarakat Desa marga Catur mengatakan, jalan merupakan modal sosial masyarakat. Keberadaanya sangat di butuhkan penguna jalan apalagi salah satu jalan alternatif menghuvungan tiga kecamatan dan juga jalan alternatif kearah bandar lampung merupakan sebuah tumpuan berkembangnya perekonomian.

Warga Keluhkan Rusaknya Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Di Desa Marga Catur Tak Tersentuh Pemerintah

“Kondisi jalan yang rusak, sangat menghambat aktivitas perekonomian masyarakat,” ujar Karim kepada Liputan4 con, Selasa (28/09/2021)

Lebih lanjut ia mengatakan, bahkan, dampak keruskan jalan akan menimbulkan persoalan kalau musim kemarau debu berterbangan kemana-mana yang menimbulkan penyakit pernapasan. Apalagi kalau musim hujan air mengenang di tengah jalan mengakibatkan kesulitan melewatinya, bisa menimbulkan kecelakaan andikan tidak berhati-hati.

Hal senada di katakan Kepala Desa Marga catur Suwadi, ia berharap kepada pemerintah daerah, tolong diperhatikan. Ruas jalan alternatif yang melintasi tiga Kecamatan yakni, Kecamatn Kalianda, Kecamatan Way Panji dan Kecamatan Palas  pernah Kami usulkan di tahun 2019 masuk pioritas di tahun 2020 tapi sampai sekang hilang tanpa kabar.

“Proposal udah dikirim keman-mana mas baik di PU dan anggota dewan tapi ternyata belum ada kabarnya” ucap Suwadi

Lanjut Suawadi “Kami berharap segera ada perbaikan oleh pemerintah. Jika tidak, keruskan jalan semakin melebar. Dampak debu akibat jalan rusak juga sangat menggangu kesehatan bila terhirup oleh pengendara setiap harinya,” ujarnya.

Sedangkan UPTD PU Kecamatan Kalianda Munadi saat di konfirmsi lewat sambungan telepon selulernya ruas jalan Marga catur Kecamatan Kalianda -Kecanatan Palas tersebut, sudah di usulkan tahun lalu untuk

” Kami sudah sampaikan ke dinas, ya tau sendiri kondisinya saat ini, semua kebijakan ada di dinas”Katanya

Lebih lanjut dia mengatakan untuk dimasukkan lagi di e-plening di desa dan di bantu kirim proposal ke anggota dewan agar supaya ada pendekatan dan cepet prosesnya.