Scroll untuk baca artikel
Birokrasi

Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengatakan masih adanya jalan rusak di Banten dikarenakan curah hujan yang masih tinggi sehingga mempengaruhi kualitas perbaikan

×

Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengatakan masih adanya jalan rusak di Banten dikarenakan curah hujan yang masih tinggi sehingga mempengaruhi kualitas perbaikan

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

 

Banten – Liputan4.com, Ia juga mengaku sudah meminta pemerintah pusat agar segera memperbaiki sejumlah ruas jalan nasional yang rusak di wilayah Banten Ini karena hujan akhirnya jalan yang bagus (turut rusak) terus yang kena hujan jadi jeleknya banyak lagi, jadi lebih banyak lagi itu jalan-jalan yang rusak,” kata Dimyati, Kamis (12/2/2026).

Menurut dia, keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan nasional harus segera direspons pemerintah pusat karena menyangkut kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi warga Dimyati mengaku telah menyampaikan langsung dorongan perbaikan tersebut kepada Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum saat bertemu dalam peringatan Hari Pers Nasional beberapa hari lalu.

“Ya saya sudah sampaikan ke Dirjen Bina Marga saat ketemu di Hari Pers juga minta itu banyak jalan-jalan nasional yang berlubang. Jalan nasional yang rusak segera diperbaiki,” ujarnya “Saya tanya anggarannya berapa? Kurang lebih Rp40 triliun,” sambungnya.

Dimyati menilai persoalan jalan rusak tak hanya dipicu faktor cuaca. Ia menyoroti kualitas konstruksi yang dinilai belum optimal. Menurut dia, fondasi jalan kerap tidak memadai, material yang digunakan kurang berkualitas, serta pengerjaan tidak profesional “Mengapa jalan itu rusak karena satu adalah landasannya tidak bagus jadi problem lahannya enggak bagus, yang kedua menggunakan material yang tidak bagus, tidak berkualitas, ketiga pengerjaannya tidak bagus menghambat drainasenya, aliran airnya itu yang mengakibatkan karena kualitas drainasenya tidak bagus,” tuturnya.

Ia juga meragukan efektivitas betonisasi jika persoalan dasar jalan tidak dibenahi. “Ya beton pun banyak yang patah karena landasannya enggak bagus, ucapnya.