PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Wah !! Proyek Siluman Kembali Bergentayangan Di Madat

Pewarta: Saif Aceh Topik: Aceh, Hukum & Kriminal
  • Bagikan
Wah !! Proyek Siluman Kembali Bergentayangan Di Madat

Liputan4.com |Aceh Timur – Proyek pekerjaan pengaspalan jalan yang menghubungkan Desa Madat – Desa Ulee Ateung Kecamatan Madat sepanjang 1,2 KM tepatnya di perbatasan 2 Desa dinilai Proyek Siluman, dikarenakan tidak adanya Plang proyek, Rabu, 14/7/2021, Hal tersebut disampaikan oleh salah satu warga sekitar

“Sebenarnya saya sebagai masyarakat disini merasa senang dengan di aspalnya jalan kami, akan tetapi Proyek pengaspalan Jalan sepanjang 1,2 KM di Perbatasan Desa yang diduga merupakan proyek siluman, ya karena tidak adanya plang proyek, jadi kami tidak tau siapa pelaksananya, dan juga berapa anggarannya,” keluh sumber tersebut yang minta nama tidak di publis media ini.

Sumber media ini juga mengatakan pekerjaan proyek tersebut juga kurang bermutu.

“pekerjaannya juga kurang bagus, terlihat sesudah dilakukan perkerasan untuk bisa di aspal, itu pun sudah banyak yang rusak, mungkin Bes nya kurang bagus,”keluh sumber tersebut.

“Kita juga tidak tahu, sumber anggarannya dari mana, apa dari APBK, APBA, atau bahkan dari APBN, soalnya kita tidak tahu mau lihat dimana,” ketusnya.

“Debu yang berterbangan sangat mengganggu kami, karena proyek pengaspalan jalan ini baru selesai di kasih bes, makanya banyak debu,”ungkapnya.
Wah !! Proyek Siluman Kembali Bergentayangan Di Madat
Pantauan media ini dilapangan, selain berdebu,Sudah banyak lubang, proyek pengaspalan jalan tersebut juga tanpa dilengkapi dengan Plang proyek, dalam pelaksanakan tidak dipasangi panplet proyek, diduga pihak rekanan telah melanggar Undang-undang nomor 14 tahun 2008, tentang keterbukaan informasi publik.

Pihak rekanan bukan hanya telah melanggar undang-undang tentang keterbukaan informasi publik, dimana masyarakat berhak mendapatkan akses informasi setiap kegiatan yang dikerjakan dengan menggunakan uang milik negara, Kemudian diduga kuat dalam pelaksanaan dikerjakan tak sesuai spek.

Reporter Saif Aceh

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan