PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Virtual: Direktur FPKAD Ditjen Bina Pemdes Kemendagri RI, Apresiasi Pilkades Serentak di Lotim NTB.

Pewarta: Makbul Topik: NTB, Pilkades
  • Bagikan
Virtual: Direktur FPKAD Ditjen Bina Pemdes Kemendagri RI, Apresiasi Pilkades Serentak di Lotim NTB.
Foto : Giat Virtual Dirjen Kemendagri RI dan Pemda Lotim, Soal Pilkades.

Liputan4.Com – Lombok Timur – Pelaksanaan Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) Serentak di 29 Desa se Kabupaten Lombok Timur, yang berlangsung Rabu 28 Juli 2021, menjadi satu-satunya Pilkades di Indonesia yang digelar ditengah Pandemi Covid-19. Sehingga Pilkades tersebut dipantau lansung oleh Kementerian Dalam Negeri RI secara virtual.  

Untuk itu Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy turun langsung memantau pelaksanaan Pilkades kebeberapa TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan melaporkan langsung ke Kementerian Dalam Negeri secara Virtual, yang mana Protokol kesehatan menjadi penekanan dalam pemantauan tersebut. Hal ini untuk mencegah munculnya klaster baru penyebaran dan penularan covid-19.

Dirjen Bina Pemerintahan Desa Yusharto Huntoyungo berpesan agar protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat. Selain itu, Pemda dan  Satgas Pencegahan dan Penanggulangan covid-19 Kabupaten Lombok Timur juga diminta melakukan  testing 1377 orang dalam sehari.

“Kita berharap Pilkades ini menghasilkan Kepala Desa yang dapat mendukung tercapainya visi dan misi kabupaten Lombok Timur,”harap Yusharto. Rabu (28/07/2021).

Sementara itu Sekda Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menyampaikan sejumlah upaya yang dilakukan Pemda terkait pencegahan penularan dan penyebaran covid-19 pada pelaksanaan Pilkades serentak ini. Diantaranya keterlibatan Satgas Covid-19 dalam kepanitiaan inti Pilkades tingkat Kabupaten.

“Ada pula sub tim di tingkat kecamatan hingga tingkat desa. Bahkan, pada saat bintek KPPS penerapan prokes secara ketat menjadi salah satu penekanan,”ungkap Sekda dalam Zoom Meting dengan Dirjen Pemdes Kemendagri.

Demikian halnya dengan pelibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengingatkan masyarakat agar tidak berkerumun. Senin 26 Juli 2021 lalu para peserta (calon Kades) dan seluruh elemen yang terlibat dalam Pilkades telah pula menandatangani Deklarasi Damai dan kesepakatan untuk tidak menggelar konvoi atau kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

Direktur Fasilitasi Pengembangan Kapasitas Apartur Desa (FPKAD) Ditjen Bina Pemerintaha Desa Kemendagri Paudah mengapresiasi pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Lombok Timur. Ia berharap sinergi Pemerintah Daerah bersama Forkopimda serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang ditunjukkan Lombok Timur dapat menjadi model bagi daerah lain.

Demikian halnya dengan penerapan protokol kesehatan, termasuk dengan mengurangi jumlah pemilih hingga di kisaran 300 orang dalam satu TPS serta penjadwalan kedatangan bagi para pemilih.

Pilkades serentak di Lombok Timur diikuti 122 orang calon Kades, dengan jumlah DPT 128.600 orang pemilih yang tersebar di 377 TPS.(Bul)

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan