"MARI SIAPKAN JIWA RAGA UNTUK MENJEMPUT KEAGUNGAN LAILATUL QADAR DAN KITA SEMUA MENJADI PILIHANNYA UNTUK MENDAPATI RAHMAT DAN MAGFIRAH-NYA DAN KEMBALI MENJADI HAMBA YANG DIKASIHI. MARHABAN YA RAMADHAN.""JIKA HATI SEPUTIH AWAN, JANGAN BIARKAN IA MENDUNG. JIKA HATI SEINDAH BULAN, HIASI DENGAN SENYUMAN. MARHABAN YA RAMADHAN. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA."

Truk Dituding Pemicu Macet, Portal Handil Bakti Terpaksa Diturunkan

  • Bagikan
Truk Dituding Pemicu Macet, Portal Handil Bakti Terpaksa Diturunkan

Liputan 4.com – Banjarmasin.

SERING ditabrak truk dan patah, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Kuala (Batola) mengambil langkah tegas. Portal atau pembatas ketinggian badan angkutan pun terpaksa dipangkas.

SEKRETARIS Dishub Kabupaten Batola, Joko Sumitro menyebut, penurunan portal yang ada di kawasan Terminal Handil Bakti yang terhubung ke Jembatan Sei Alalak 2 atau ruas Jalan Cemara Ujung-Tembus Perumnas dipicu kemacetan di kawasn itu.

“Memang awalnya portal itu setinggi 2,6 meter, setelah  kami berkordinasi dengan Dishub Provinsi Kalsel dan Dishub Kota Banjarmasin, dipangkas sepanjang 50 centimeter, sehingga kini portal itu hanya 2,1 meter,” ucap Joko Sumitro, Rabu (7/4/2021).

Ia menceritakansebelum diturunkan portal itu sering ditabrak, bahkan banyak truk dump  saat melintas di Jembatan Sei Alalak 2, terpaksa memotong ketinggian baknya.

“Begitu mereka bisa melintas di kawasan Terminal Handil Bakti justru sering menimbulkan kemacetan dan menimbulkan kerusakan jalan di kawasan Jalan Cemara Ujung-Tembus Perumnas yang ada di wilayah Banjarmasin,” beber Joko.

Ia menegaskan pemotongan portal itu juga untuk mendukung persiapan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin untuk mengaspal ruas Jalan Cemara Ujung-Tembus Perumnas.

“Dengan adanya portal itu, angkutan besar tidak bisa lagi melewati kawasan itu,” kata Joko.

Mengenai keluhan para pengusaha angkutan barang, Joko meminta agar bisa bersabar. Menurut dia, dari pemberlakuan pembatasan angkutan barang ini akan bisa dievaluasi kemudian hari. “Semoga para sopir yang tidak melintas di Jembatan Sei Alalak, bisa bersabar dulu,” ucap Joko.(Gt.Irwam S).

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

Kel. Hj.Rampeani Rachman Gelar Bukber Dan Malam Pisah Bersama Kepala UPBU Timika Syamsuddin Soleman

27
0
0

Desa Bumi daya Dalam Pengelolaan Bumdes patut di jadikan percontohan

45
0
0

Peresmian Usaha Unit Bumdes Maju Bersama Oleh Camat Palas Program one Village one outlet

22
0
0

Trobosan Baru Budidaya Udang Dengan Air Tawar Di Palas

71
0
0