Tolak Penundaan Pemilu, Cara Kreatif Dilakukan Rumah Demokrasi

Tolak Penundaan Pemilu, Cara Kreatif Dilakukan Rumah Demokrasi

LIPUTAN4.COM,JAKARTA-Wacana penundaan Pemilu 2024 yang disuarakan sejumlah elit politik mendapat respon beragam dari masyarakat. Bahkan ada yang tegas menolak wacana ditundanya pesta demokrasi tersebut, dengan cara yang menarik dan kreatif.

Seperti yang dilakukan Rumah Demokrasi. Penolakan wacana penundaan pemilu 2024, disampaikan Rumah Demokrasi dengan cara yang menarik dan kreatif. Yakni dengan membuat lagu.


“Rumah Demokrasi Menolak Tunda Pemilu dengan membuat lagu (tetap) Pemilu 2024,” jelas Ramdansyah, Pimpinan Rumah Demokrasi, Minggu (27/2/2022)

Adapun Counter narasi Tolak Tunda Pemilu dapat dilihat di link: https://www.youtube.com/watch?v=fxQBV-hazDE Kampanye ini diharapkan dapat diikuti oleh penggiat demokrasi, kalangan kampus, relawan dan aktivis Pemilu.

“Apakah memang benar, alasan penundaan itu karena ingin memulihkan ekonomi atau alasan karena masih Pandemi?,” tanya Ramdansyah.

Rumah Demokrasi beranggapan bahwa sejumlah Pilkada tahun 2020 dapat digelar pada masa pandemi dan bisa dilakukan hanya dengan persiapan kurang lebih enam bulan.

“Sekarang Pemilu 2024 dengan persiapan lebih dari satu tahun, tidak mungkin menjadi alasan untuk penundaan Pemilu 2024,” ujar Ramdansyah.

Ramdansyah menambahkan, berdasarkan pertimbangan politis dan konstitusional, maka Rumah Demokrasi menolak Penundaan Pemilu 2024.

Rumah Demokrasi memberikan dukungan kepada KPU yang sudah memberikan kepastian penyelenggaraan Pemilu 2024. Partai-partai politik dan elit-elit politik sudah seharusnya memberi contoh untuk disiplin dan taat pada Konstitusi.

“Tentu saja Rumah Demokrasi berharap partai-partai politik dan elit-elit politik seharusnya lebih fokus pada upaya pemulihan ekonomi secara serius dan sungguh sungguh. Bukan justru sebaliknya membuat gaduh politik,” pungkasnya.

Print Friendly, Pdf & Email