TMMD Ke-113 Resmi Dibuka, Jangkau 3 Wilayah Desa di Kabupaten Banjar

Tmmd Ke-113 Resmi Dibuka, Jangkau 3 Wilayah Desa Di Kabupaten Banjar
STIK FAMIKA

Liputan4.com, Banjar –  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan suatu program terpadu antara TNI khususnya TNI AD dan pemerintah daerah, yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah, dengan harapan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sejarah telah membuktikan kemanunggalan TNI-Rakyat menghasilkan prestasi gemilang baik dalam mempertahankan kedaulatan negara, maupun dalam peran serta menjalankan roda pembangunan.


Pada era tahun 1980, program ini dikenal dengan ABRI Masuk Desa (AMD), kemudian pada saat reformasi namanya berubah menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Kegiatan TMMD sebagai salah satu bentuk dari bela negara yang dilaksanakan oleh TNI dimasa damai, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banjar bersama Korem 101/Antasari, hari ini menggelar pembukaan kegiatan TMMD ke-113 TA 2022 bertempat di Gedung Mahligai Sultan Adam, Kabupaten Banjar. Rabu, (11/5/2022).

Tema TMMD tahun ini adalah “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun Negeri”, digelar selama 30 hari dari tanggal 11 Mei s.d. 9 Juni 2022, yang dilaksanakan oleh Kodim 1006/Banjar dengan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Banjar, di Desa Banua Riam, yang juga menghubungkan Desa Artain dan Desa Apuai, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar.

Transformasi digital juga sudah menyentuh pelaksanaan TMMD ini melalui aplikasi MBT (Mitra Babinsa Tangguh). Melalui aplikasi tersebut, pelaporan kemajuan dapat dipantau secara terkini dan transparan, sehingga pihak Pemerintah Daerah atau Desa dapat memantau perkembangan kemajuan fisik dan non fisik melalui aplikasi tersebut.

Sasaran fisik pelaksanaan TMMD ini adalah pembukaan badan jalan sepanjang 4000 x 6 meter, perkerasan jalan sepanjang 4000 x 3,5 meter, pembuatan 2 jembatan kayu kelas 1, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), renovasi Pos Kamling, pembuatan 3 sarana MCK, dan pembuatan Lapangan Voli.

Tmmd Ke-113 Resmi Dibuka, Jangkau 3 Wilayah Desa Di Kabupaten Banjar

Sedangkan sasaran non fisik pelaksanaan TMMD tersebut adalah penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pelayanan kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan kamtibmas, penyuluhan KB (keluarga berencana) dan stunting, penyuluhan kehutanan (karhutla), penyuluhan hukum, penyuluham budi daya ikan air tawar, penyuluhan bencana, dan penyuluhan air bersih.

Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, S.I.Kom. yang diwakili oleh Wakil Bupati Banjar H. Said Idrus Al-Habsyie, menyatakan “Program TMMD ke-113 ini merupakan kolaborasi antara TNI/Polri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Banjar yang bertujuan mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dengan sasaran pokok peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Wabup.

“Kepada Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa di Kecamatan Aranio, saya ingin menyampaikan selamat dan terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya demi kelancaran program TMMD ini. Semoga kegiatan ini dapat selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” jelas Wabup.

“Mari kita Optimalkan program TMMD ini untuk Kabupaten Banjar yang semakin baik dan saya ingin desa-desa di Kabupaten Banjar ini semakin makmur dan sejahtera sehingga bisa terwujud Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri, dan Agamis,” tambah Wabup.

“Saya yakin, TMMD ini dapat menjadi wahana mengokohkan persatuan dan kesatuan bangsa, mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah, dan membantu percepatan pembangunan desa dalam upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang akan sangat menunjang visi misi pembangunan Pemerintah Kabupaten Banjar,” pungkas Wabup.

Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Rudi Puruwito, S.E., yang diwakili oleh Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, S.I.P. menyatakan “dalam pelaksanaan TMMD ke-113 ini ada sasaran fisik dan non fisik untuk mencapai kemanunggalan TNI-Rakyat, sehingga rakyat bisa menjadi komponen pendukung dalam menjaga stabilitas nasional. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati & Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Pemerintah Daerah, Ketua DPRD Kalsel, Polda Kalsel, Lanal Banjarmasin, Lanud Syamsudin Noor, dan instansi lain yang sudah mendukung kegiatan TMMD ini, dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi pada masa pemulihan pasca Pandemi Covid-19,” ungkap Kasrem.

Dandim 1006/Banjar Letkol Inf Imam Muchtarom, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD ke-113 Kabupaten Banjar menyatakan “sasaran fisik TMMD ini adalah untuk mempermudah akses jalan khususnya menuju sekolah dengan menghungkan 3 desa yaitu Desa Banua Riam, Desa Artain, Desa Apuai, serta menambah instalasi listrik dan internet di wilayah desa tersebut. Kemudian untuk sasaran non fisik juga untuk membangun kualitas manusia melalui berbagai penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Dandim.

Pembukaan TMMD ini dihadiri secara langsung oleh Dir Samapta Polda Kalsel, Kasrem 101/Antasari, Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Dandim 1006/Banjar, Bappeda Prov. Kalsel, Kasi Log Kasrem 101/Ant, Kadis PUPR Prov. Kalsel, Waka Polres Banjar, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Kadis Lingkungan Hidup Prov. Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsudin Noor, Kajari Kabupaten Banjar, Danyonif 623/BWU, Kadis PUPR Kab. Banjar, Kadis Bunak Kab. Banjar, Kadis PMD Kabupaten Banjar, Bappeda Kabupaten Banjar, Ka Balai Perikanan Air Tawar, dan Pasi Bakti TNI Korem 101/Ant.(Penrem 101/Ant).

Print Friendly, Pdf & Email