PPDB KOTA MEDAN 2022

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Baddrut Taman Meminta BKPSDM Pilih ASN Berkualitas Mampu Berikan Kemajuan Bangsa dan Negara

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Baddrut Taman Meminta Bkpsdm Pilih Asn Berkualitas Mampu Berikan Kemajuan Bangsa Dan Negara

Liputan4.com, Pamekasan – Tingkatkan Kwalitas pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan Bangsa dan Negara, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat agar benar-benar menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkualitas dalam posisi apapun.

Mas Tamam Begitu disapa mengatakan Hidup di era ini harus sadar fungsi dan sadar peran agar mampu mengimbangi perubahan tersebut, termasuk ASN yang memiliki tugas besar memberikan yang terbaik untuk kemajuan bangsa dan negara.


“Tidak perlu ‘gila’ akan jabatan atau posisi yang sedang didudukinya.Kalau dulu, kabid yang naik menjadi kadis jalannya beda banget. Karena bagi sebagian orang, jabatan itu tujuan, tetapi bagi saya jabatan adalah alat pengabdian dan perjuangan,” ungkapnya, Kamis (19/5/2022).

“Kami memberikan kebebasan kepada setiap ASN untuk bertemu mendiskusikan apapun tentang pembangunan Pamekasan, tidak harus meminta izin kepada atasannya,”ujarnya

Menurut orang nomor satu di Pemkab Pamekasan tersebut dirinya menemui seorang ASN yang saat ini menduduki jabatan kepala bidang (kabid) di organisasi perangkat daerah (OPD) tertentu tidak pernah menginjakkan kaki di Pendopo Ronggosukowati selama 30 tahun menjadi abdi negara lantaran harus meminta izin kepada atasannya untuk menemui pimpinan daerah.

Mengingat, etika demokrasi saat ini telah mengalami perubahan signifikan seiring majunya revolusi industri. Jadi kalau begini atmosfernya, bisa saja ada orang cerdas, orang loyal kepada pimpinan.

“Karena satu hal saja dianggap tidak cocok bisa jadi tidak mempunyai kesempatan mengaktualisasikan idealisme, semangatnya, kerjanya, dan akhirnya terpinggirkan,” tandasnya.

Bupati murah senyum tersebut meminta kepada BKPSDM harus benar-benar menyeleksi ASN yang mempunyai kualitas untuk menempati posisi apapun di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Rotasi jabatan tidak lagi atas dasar like or dislike (suka atau tidak suka) demi keberlangsungan pembangunan menyongsong Indonesia emas tahun 2045. Jadi kita harus betul-betul menyeleksi siapa (ASN) yang punya kapasitas, bukan siapa yang punya isi tas,”ungkapnya

“Sekarang ini tidak boleh ada jual beli jabatan, tidak boleh, tidak ada jual beli jabatan di Pamekasan, karena jual beli jabatan akan berdampak negatif terhadap semangat kerja ASN, karena Jabatan yang didudukinya hasil bayar bukan hasil dari jerih payahnya menunjukkan prestasi kerjanya,”katanya

“Praktek tersebut berpotensi besar munculnya bibit menjadi koruptor baru. Kalau sudah berbayar, nanti kerjanya pasti tidak akan sungguh-sungguh karena berpikir sudah bayar. Kolaborasi itu diskusi menyampaikan rencana kerja sesuai dengan regulasi dan administrasi,” pungkasnya.

Print Friendly, Pdf & Email