Tim Survey Gabungan Telusuri Hulu Sampai Hilir Sungai Mencari Data Aktual Penyebab Banjir Bandang Di Palas

Tim Survey Gabungan Telusuri Hulu Sampai Hilir Sungai Mencari Data Aktual Penyebab Banjir Bandang Di Palas

Liputan4.com  Sumut

Palas-Tim Surve gabungan Pemkab Padang lawas(Palas) dilepas Plt Bupati Padang lawas (Palas) diwakili Kaban BPBD Palas,Amit Hadi Nasution dari halaman kantor BPBD Palas Sibuhuan,Selasa 11/01/2022


Tim Surve gabungan terdiri dari Instansi pemerintah diantaranya,Badan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Palas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),TNI,Polri,Kesatuan Pengelolaan Hutan(KPH) wilayah VII, Dinas Kesehatan dan masyarakat.

” Tim Surve gabungan akan menelusuri titik volume air mulai dari hulu sungai Hapung Sosa sampai kehilir sungai Sutam dan Batang Lubu, untuk mengambil informasi secara faktual dan aktual dilapangan penyebab banjir bandang Kecamatan Batang Lubu Sutam,” kata Kaban BPBD Palas Amit Hadi Nasution didampingi Danramil 09 Lettu CPL Mahmud Salim Nasution.

Dikatakannya ,tim surve ini melibatkan dari berbagai intansi diantaranya TNi, Polri, KPH VII, DLHK, Dinas Kesehatan, BPBD dan masyarakat.

 

Tim Survey Gabungan Telusuri Hulu Sampai Hilir Sungai Mencari Data Aktual Penyebab Banjir Bandang Di Palas

“Kegiatan menelusuri sepanjang aliran sungai mulai dari hulu sampai hilir oleh tim surve gabungan berlangsung selama empat hari dan berakhir Jumat 14/01/2022 selama masa tanggap darurat ,” terangnya.

Ia berpesan kepada tim surve gabungan untuk selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan dalam perjalanan selama melakukan pekerjaan surve lapangan menelusuri aliran sungai.

“Dengan adanya tim surve gabungan ini dapat diperoleh informasi.dengan hasil secara faktual dan aktual sehingga pihak pemerintah dapat menerbitkan surat edaran untuk menenangkan masyarakat dari gelisahan musibah banjir dan lainnya,” ucap Amit.

Amit Hadi menambahkan dengan demikian ada kepastian yang jelas agar masyarakat tidak cemas dan khawatir terhadap bencana banjir.

Memgingat saat ini,sambungnya kondisi cuaca masih ekstrim dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi karena masyarakat masih trauma dengan kejadian banjir bandang di wilayah Kecamatan Batang Lubu Sutam kemarin,”pungkasnya.(sbn)