Tim Pemberantas Preman Berhasil Amankan 3 Orang, Dua Diantaranya Ditembak

 Tim Pemberantas Preman Berhasil Amankan 3 Orang, Dua Diantaranya Ditembak

 

Sumut Liputan4.Com – Tim Pemberantas Preman Polrestabes Medan Polda Sumut mengamankan tiga residivis pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang sering beraksi di wilayah kota Medan.


Ketiga pelaku bernama Sugandi alias Gandol (33), Surya Dharma alias Gebres (39) dan Mulyadi alias Unying (32) yang merupakan warga Kecamatan Medan Sunggal.

Selain ketiga pelaku, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti 1 buah kamera merk sony, 1 buah topi yang di pakai pada saat melakukan pencurian, 1 set Kunci T, 1 Buah Kikir, 1 Buah kunci Pas, 1 Buah kunci L (Alat untuk merusak Gembok), Uang sebesar 50.000 Sisa hasil kejahatan, 1 Buah Dompet Warna Hitam, 1 Buah Sepeda motor mio yang digunakan pelaku untuk melakukan kejahatan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH mengatakan sesuai perintah dari Bapak Kapolrestabes Medan untuk meningkatkan terhadap penindakan segala bentuk perbuatan ataupun tindakan premanisme yang ada di kota Medan.

“Jadi dari kegiatan selama kurang lebih tiga hari ini kemarin malam, Alhamdulillah kita melakukan penindakan terhadap tiga pelaku pencurian dengan pemberatan
dengan modus berboncengan tiga orang, yang kemudian keliling untuk mencari sasaran sepeda motor,” jelas Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH, Rabu (27/4/2022).

Dari perbuatan para pelaku, Kasat Reskrim mengatakan sudah ada 10 korban dimana 4 laporan polisi yang sudah ditangani, dan 6 laporan lainnya yang masih disebar di Polsek sejajaran.

“Terhadap dua tersangka diberikan tindakan tegas terukur karena tersangka mencoba melawan petugas. Tindakan ini kami ambil dengan tujuan agar kota Medan kondusif dan segala bentuk tindakan kejahatan fan premanisme dapat hilang,” tegas Kompol Fathir.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, Kasat Reskrim menyebutkan 2 pelaku merupakan residivis dan pernah melakukan perbuatan yang sama.

“Para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan sanksi dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun,”pungkasnya.(Abdi)

Print Friendly, Pdf & Email