LIPUTAN4.COM
Berita Online Indonesia, Berita Harian, Kabar Terbaru Terkini. Situs Berita Terpercaya dari Politik, Peristiwa, Ekonomi, Bisnis, Kriminal dan Teknologi

Tidak ada IMB, Bangunan di Bahu Jalan Balai Kota Bukittinggi akan Dibongkar

0 47

Liputan4.com, Bukittinggi- Dinas PUPR Kota Bukittinggi, Sumatera Barat akan bongkar bangunan tanpa izin atau tanpa IMB. Bangunan tersebut terletak di Luak Anyir, Kubu Gulai Bancah, Mandiangin Koto Selayan atau dipinggir jalan utama menuju kantor balai kota setempat.

Menurut Kepala Dinas PUPR, Bukittinggi, Rahmat AE bangunan mirip ruko dua pintu itu akan dibongkar karena tidak sesuai dengan persil dan sudah diperingati melalui surat peringatan pertama juga kedua.

"Kita telah kirim Surat Peringatan 1 (SP-1) dan SP-2 tentang pembongkaran bangunan tanpa IMB tersebut kepada pemiliknya, tapi, tidak diindahkan. Jadi, bangunan tersebut terpaksa kami bongkar sendiri bersama Satpol PP dan tim SK4," kata Rahmat AE kepada media ini di ruang kantornya, Senin (29/6).

Ia mengatakan, sebelumnya, pihak PUPR telah mencoba memberitahukan agar bangunan itu dibongkar sendiri oleh pemilik atau pengembang sebelum dibongkar Satpol PP bersama tim SK4. Apa lagi, kata dia, selain itu pemilik maupun pengembang juga membangun jembatan dengan mengambil akses jalan menuju kantor balai kota.

"Sudah diberitahu secara persuasif agar pengembang maupun pemilik bangunan agar membongkar sendiri bangunan tersebut, termasuk jembatan akses jalan ke balai kota," ujarnya.

Pantauan media ini kemarin, pemilik maupun pengembang seakan tidak peduli dengan SP yang dilayangkan PUPR sebab pekerja bangunan masih tetap bekerja melanjutkan pembangunan ruko itu.

Terpisah, pengembang H. Oyong, yang membangun ruko tersebut mengaku telah mengurus IMB namun IMB itu untuk persil lain bukan untuk bangunan yang dibangun saat ini.

"Sebetulnya IMB ada, tapi IMB tersebut untuk persil disebelah bangunan sekarang. Hanya saja, mungkin yang mengerjakan bangunan tidak tahu bahwa IMB diperuntukan di lahan sebelah. Lagian orang mengurus perizinan beda dengan orang yang mengerjakan pembangunan," sebut Oyong sambil menambahkan bangunan tersebut bukan ruko tapi rumah tinggal.

Dapatkan pembaruan waktu nyata langsung di perangkat Anda, berlangganan sekarang.

Loading...

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda setuju dengan ini, tetapi Anda dapat menyisih jika mau. Terima Baca selanjutnya