Terkait Susu Ultra Milk Berbau Ditemukan Di Kupang, Pihak Ultrajaya Minta Isinya Dibuang Baru Diuji Lab

Kupang-liputan4.com-Penemuan susu Ultra Milk 200ml oleh konsumen (10/12/2019) di salah satu Supermarket di Kota Kupang yang bocor dan berbau menjadi tanda tanya besar, karena pihak ultrajaya dalam hal ini PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading  Company yang beralamat di Bandung, meminta konsumen untuk membuang isi susu yang berbau tersebut terlebih dahulu baru dikirim ke Bandung untuk diuji Lab.

Konsumen ketika ditemui oleh petugas lapangan dari PT Ultrajaya, Ronald Nan (11/12/3019) dengan membawah surat tugas yang ditandatangani oleh  Customer Care Team, Izhar Pramana, meminta konsumen untuk membuang isi dari susu yang bocor dan berbau setelah itu baru dikirim ke Bandung untuk diuji Lab (isi surat Red).


Ronald Nan, membenarkan bahwa dirinya ditugaskan oleh PT Ultrajaya untuk menemui konsumen dan mengambil produk yang dikeluhkan tersebut.

Surat Tugas Dari PT Ultrajaya yang memerintahkan untuk dibuang isi Susu Ultra Milk 200ml terlebih dahulu baru dikirim ke Bandung Untuk Diuji Lab

“Saya ditugaskan Pak, untuk bertemu Bapak, sehingga produk yang ditemukan berbau ini bisa dibawah dan dikirim ke Pabrik”.

Atas kejadian tersebut, konsumen sudah mengadukan ke Disperindag Provinsi NTT dalam hal ini Bidang Perlindungan Konsumen untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

KULIAH GRATIS BEASISWA

“Saya sebagai konsumen merasa dirugikan, melihat ada yang aneh dengan surat tugas yang sifatnya memerintah agar isi susu Ultra Milk 200ml yang berbau  tersebut dibuang baru dikirim. Sebenarnya ada apa dengan susu Ultra Milk?, tandas Konsumen”

Izhar Tim dari Ultajaya Pusat melalui sambungan telepon, menerangkan bahwa siap menindaklanjuti temuan produk utra milk yang rusak, dan segera berkoordinasi dengan pihak manajemen untuk segera menyelesaikan persoalan ini bersama konsumen.

“Kami siap menindaklanjuti persoalan ini Pak, kami mohon waktunya untuk bersedia Tim kami menemui. Kami mohon menunggu Pak, Suratnya dalam proses pembuatan. Kami segera berdiskusi dengan pihak manajeman untuk selesaikan persoalan keluhan produk ultra milk 200ml yang ditemui konsumen dalam keadaan bocor dan berbau”

Terkait Surat tugas yang  diperintahkan kepada petugas lapangan untuk membuang isi susu ultra milk terlebih dahulu baru dikirim ke Pabrik untuk diuji Lab, Izhar menerangkan bahwa surat tersebut untuk kepentingan Perusahaan. (baca isi surat tugas, Red).

“Surat tersebut untuk kepentingan perusahaan, dan bukan untuk konsumen” terang Izhar.

Penyidik PNS Perlindungan Konsumen Diserindag Provinsi NTT, Juskial Amseke menerangkan bahwa akan melakukan investigasi lebih lanjut terhadap pengaduan yang disampaikan konsumen.

“Sesuai dengan tugas dan wewenang kami untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait penemuan produk seperti ini, dan kami bekerja sesui dengan UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen” terang Juskial.