PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Terkait Pelatihan Web Desa Kecamatan Julok, Aktivis Minta Inspektorat Dan Polres Audit

Pewarta: Saif Aceh Topik: Aceh, Hukum & Kriminal, Informasi Polisi
  • Bagikan
Terkait Pelatihan Web Desa Kecamatan Julok, Aktivis Minta Inspektorat Dan Polres Audit

Liputan4.com Aceh Timur – Minggu (22/08/2021)
Pelatihan web desa yang laksanakan di Kecamatan Julok ditemukan banyak kejanggalan, Biaya pelatihan web desa yang dialokasikan masing-masing desa Rp 5 juta dalam pelaksanaan diduga terjadi penyimpangan.

Hal itu diungkapkan Pegiat sosial Darwin Eng, berdasar penelusuran tahapan dan proses pelatihan ditemukan terjadi kejanggalan dan penyimpangan.

Menurut Darwin, kwitansi biaya pelatihan yang diserahkan pihak desa (keuchik) kepada Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia(Apdesi) Kecamatan Julok sebesar Rp 4,5 juta dengan keterangan untuk biaya pengelola web selama satu tahun(2021). dengan stempel dan tanda tangan Ketua Apdesi Julok serta JR atas nama Rahman selaku Tutor.

Diduga penggunaan belanja biaya pelatihan web desa tidak jelas penggunaan nya atau sebagian biaya tersebut tak tertutup kemungkinan mengalir ke oknum-oknum tertentu.

Keanehan dan kejanggalan lain nya, admin web dikelola oleh satu orang, admin bukan dipegang oleh pihak desa, sebut Darwin.

Selanjutnya kata Darwin pengalokasian biaya pelatihan web desa tahun 2021 tanpa melalui hasil Musrenbang,

Ia mendesak Inspektorat dan Tipikor Polres Aceh Timur untuk periksa dan mengaudit biaya pelatihan web desa di 37 Desa di Kecamatan Julok, kuat dugaan biaya pelatihan web telah terjadi penyimpangan dan terindikasi potensi korupsi dana desa.

Selain terjadi penyimpangan, pelaksanan pelatihan web desa tidak terlalu urgent dan relevan di laksanakan dalam situasi pandemi covid-19, dengan melihat kondisi ekonomi masyarakat di desa sangat kesulitan.

Darwin mentengarai ” pelaku pelaksana web desa tidak mempunyai kredibel dan mengantongi sertifikasi dibidang pengelolaan web desa.

Keuchik, Muspika dan Apdesi seharusnya peka terhadap kondisi keuangan desa dan kondisi masyarakat saat ini, bukan sebalik memaksakan program titipan untuk mencari keuntungan, pungkas Darwin.

Sebelumnya Humas Apdesi Julok, Darkasyi saat dikonfirmasi sabtu (14/8) membenarkan bahwa pelatihan web desa tersebut atas kesepakatan dengan Keuchik-keuchik di Kecamatan Julok, pelaksanaan pelatihan kontrak dengan Apdesi Julok.

Pembinaan dan pendampingan Program web desa ini selama satu tahun mulai agustus 2021- agustus 2022, ini dalam proses berjalan, jelas Darkasyi.

Rahman selaku Tutor menambahkan bahwa program pelatihan web desa berdasarkan Surat Edaran Bupati Aceh Timur tahun 2019, bekerja sama dengan Kominfo Aceh Timur.

Proses pelatihan nya baru berjalan sekitar 10 desa, target kita sampai 37 desa di Kecamatan Julok.

Reporter Saif Aceh

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan