News, NTT  

Terkait Kasus Jean Neonufa, Partai Nasdem Bersikap Jika Sudah Ada Putusan Inkrah

Terkait Kasus Jean Neonufa, Partai Nasdem Bersikap Jika Sudah Ada Putusan Inkrah

Terkait Kasus Jean Neonufa, Partai Nasdem Bersikap Jika Sudah Ada Putusan Inkrah.

Liputan4.com, Soe-TTS

DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) belum mengambil sikap terkait persoalan yang menjerat salah satu kadernya yang diduga melakukan pelecahan seksual terhadap salah seorang Nakes pada Minggu (11/4/2021).

Hal ini dikatakan ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten TTS Jhony Army Konay,SH.MH.minggu (11/4/2021).
Ia menegaskan hingga saat ini Partai Nasdem belum mengambil sikap terkait adanya salah satu kader yang diduga melakukan pelecahan seksual terhadap salah seorang Nakes.

Dikatakan Partai Nasdem sangat menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah apalagi kasus tersebut sudah ditangani aparat penegak hukum.

“Kita sangat menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah apalagi kasus tersebut sedang diproses oleh aparat penegak hukum,”ujar Army Konay kepada wartawan di kantor DPRD TTS Selasa (13/4/2021).

Menurut Wakil Bupati TTS ini, Partai Nasdem punya Mahkamah Partai yang bertugas untuk mengadili secara internal terhadap kader yang diduga bermasalah berdasarkan AD/ART Partai Nasdem.
“Partai Nasdem mempunyai Mahkamah Partai yang diatur dalam AD/ART. Tugas Mahkamah Partai adalah salah satunya mengadili kader yang diduga bermasalah,”ucap Army Konay.

Sejauh ini pihaknya belum mendapatkan pengaduan dari korban maupun keluarga terkait ada dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh kader Partai Nasdem.
“Secara resmi kami belum mendapat pengaduan baik dari korban sendri ataupun keluarganya. Kami baru mendapat informasi dari pemberitaan media,”kata Army Konay.

Partai Nasdem baru akan mengambil sikap jika kasus tersebut sudah memperoleh keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Partai akan mengambil sikap jika sudah ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Untuk saat ini kami masih menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,”pungkas mantan anggota DPRD Provinsi NTT ini.