"MARI SIAPKAN JIWA RAGA UNTUK MENJEMPUT KEAGUNGAN LAILATUL QADAR DAN KITA SEMUA MENJADI PILIHANNYA UNTUK MENDAPATI RAHMAT DAN MAGFIRAH-NYA DAN KEMBALI MENJADI HAMBA YANG DIKASIHI. MARHABAN YA RAMADHAN.""JIKA HATI SEPUTIH AWAN, JANGAN BIARKAN IA MENDUNG. JIKA HATI SEINDAH BULAN, HIASI DENGAN SENYUMAN. MARHABAN YA RAMADHAN. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA."

Tak Lagi Pengawasan Manual, Ditresnarkoba Polda Kalsel Luncurkan Aplikasi Sipedi Bungas.

  • Bagikan
Tak Lagi Pengawasan Manual, Ditresnarkoba Polda Kalsel Luncurkan Aplikasi Sipedi Bungas.
Liputan 4.com – Banjarmasin.

MENGGENJOT kemampuan penyidik dan pembantu penyidik di jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan, akhirnya diluncurkan aplikasi berbasis informasi teknologi atau digital.

Namnya Aplikasi Sistem Informasi Peningkatan Pengawasan Penyidikan (Sipedi) Bungas yang dluncurkan di Aula Ditresnarkoba Polda Kalsel, Banjarmasin, Selasa (27/10/2020).

Aplikasi lewat fitur-fitur yang ada dimaksudkan bisa menjawab masalah yang selama ini dihadapi para penyidik ataupun penyidik pembantu, terutama dalam penanganan kasus narkoba.

Bakan, lewat aplikasi ini bisa dijalankan pengawasan penyidikan online yang mengakomodir pendataan administrasi penyidikan di Ditresnarkoba Polda Kalsel. Termasuk pula, mengakomodir semua pengaduan masyarakat sebagai koreksi penyidikan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Iwan Eka Putra memgatakan, aplikasi Sipedi Bungas merupakan wujud penjabaran 7 program prioritas Kapolri.

“Proyek perubahan dengan menggunakan aplikasi Sipedi Bungas yang digagas AKBP Sigit Kumoro dengan mentor AKBP Budi Hermanto ini merupakan sebuah terobosan kreatif yang baik. Bahkan, bisa menjadi motivasi anggota lainnya baik di Ditresnarkoba dan Satres Narkoba di jajaran Polres yang ada di wilayah hukum Kalsel,” ucap Kombes Pol Iwan Eka Putra.

Sementara itu, Kabag Pengawasan dan Penyidikan (Wasiddik) Ditresnarkoba AKBP Sigit Kumoro mengatakan selama ini pengawasan masih manual. Dengan proyek perubahan itu, Sigit mengatakan akan terjadi peningkatan pada sumber daya manusia (SDM) penyidik dan pembantu penyidik di jajaran ‘polisi anti narkoba’ itu.

“Kami membuat proyek perubahan ini dalam rangka pendidikan kami di Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II, angkatan 13 tahun 2020 di Kementerian PUPR,” ucapnya.

“Manfaatnya adalah mempermudah pengawasan kami agar tidak manual lagi. Sebab, diharapkan penyidik dan penyidik pembantu tindak pidana narkoba ini lebih profesional dalam menangani perkara,” tuturnya.

Menurut Sigit, tidak ada lagi celah terjadi praperadilan, pengaduan masyarat (dumas) dan bolak balik berkas. “Jadi, kami bisa mengawasinya lebih teliti dan tidak memakan waktu lama,” ucap Sigit di akhir acara peluncuran Aplikasi Sipedi Bungas.(Liputan 4.com).

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

Desa Bumi daya Dalam Pengelolaan Bumdes patut di jadikan percontohan

38
0
0

Peresmian Usaha Unit Bumdes Maju Bersama Oleh Camat Palas Program one Village one outlet

21
0
0

Trobosan Baru Budidaya Udang Dengan Air Tawar Di Palas

71
0
0

Kegiatan Soft Opening Wisata Pantai Muara Indah Suak

35
1
0