Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) Terutama Pertalite Dikabarkan Mengalami Kelangkaaan di Kota Sorong Papua Barat

Stok Bahan Bakar Minyak (Bbm) Terutama Pertalite Dikabarkan Mengalami Kelangkaaan Di Kota Sorong Papua Barat

Liputan4-Sorong Papua Barat.Sebagai daerah berjuluk Kota Minyak di Timur Indonesia, harga Pertalite di tingkat pedagang eceran bahkan sudah menembus Rp 20.000 per liter, melonjak dari harga saat normal yakni Rp 15.000 per liter.bila ada oknum-oknum atau mafia BBM bereaksi, harusnya yang bertindak mengamankan adalah pihak berwajib,

karena Pertamina sebagai operator menyalurkan BBM ke SPBU sesuai dengan alokasi atau kuota yang diberikan pemerintah. Sementara itu, untuk SPBU juga sebenarnya sudah tertib dalam menyalurkan BBM kepada masyarakat.Hanya saja tidak dipungkiri ada oknum-oknum yang berbuat curang sendiri, yaitu membeli BBM di SPBU tidak sesuai ketentuan atau dijual kembali, padahal BBM yang dibeli di SPBU hanya untuk digunakan bukan untuk dijual kembali.Kalau dijual kembali jelas itu sudah melanggar aturan,” tegasnya lagi.


Dikatakan, kecurangan yang sering dilakukan oleh oknum-oknum yang membeli BBM untuk dijual kembali, yaitu setelah membeli BBM di SPBU A kemudian berpindah ke SPBU lainnya untuk mengantri dan membeli BBM lagi. ”Kami meminta bantuan kepada aparat keamanan dan juga pemerintah daerah, agar bisa melakukan monitoring atau pengawasan diluar SPBU dan menindak tegas oknum-oknum yang suka bermain curang yakni membeli BBM di SPBU untuk dijual kembali,”

Dari pantauan Liputan4 Sorong,Jumat (10/06/2022) antrian di SPBU Jalan baru untuk kendaraan mobil truk hingga di depan Gereja Pantekosta. ”Antri solar Sudah mau 3 jam ini,” kata salah satu sopir truk kepada Liputan4 Sementara itu,