Spesialis Curnak di Jeneponto Dibocor Peluru 4 Kali, Gara-Gara Curi 34 Ekor Kuda

JENEPONTO – Tim Pegasus Polres Jeneponto bersama anggota Polsek Tamalatea menangkap pelaku pencurian ternak (curnak), Rabu (29/5/2019).

Penangkapan dipimpin Kanit Buser Polres Jeneponto, Aipda Abd Razak. Pelaku, Bali (40) ditangkap di Kampung Ulugalung, Kelurahan Togo-togo, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.


Bali diketahui beraksi tahun lalu, tepatnya 20 Juli 2018 sekitar pukul 02.00 wita. Pelaku mengambil seekor kuda warga di Kampung Batumaccing, Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto.

Pelaku masuk kandang di kolong rumah warga. Dia mengambil kuda pacuan betina warna balibi alias kemerah-merahan. Harganya sekitar Rp50 juta.

Bali diungkap rekannya yang tertangkap lebih dahulu, La’lang. Setelah lama dicari, Bali akhirnya diringkus di kediamannya di Kampung Ulu Galung, Kelurahan Togo-Togo, Kecamatan Batang.

“Rumah pelaku dikepung, sehingga pelaku berhasil diamankan. Selanjutnya pelaku di bawa ke Polres Jeneponto untuk diinterogasi dan mengakui semua perbuatannya,” kata Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul.

Dari hasil interogasi, Bali mengaku beraksi bersama empat temannya yakni La’lang, JM, RH, dan SMR. Tiga lainnya masih DPO.

Pelaku juga mengakui bahwa pada saat kuda sudah dicuri, dia dijemput temannya menggunakan mobil APV.

Selanjutnya hasil curian tersebut dijual pelaku kepada NC (DPO) dengan berbagai jenis harga tergantung kondisi ternak.

Menurut Syahrul, saat dilakukan pengembangan, pelaku meronta dan borgol plastik terlepas. Pelaku juga ingin merebut senjata anggota sehingga diberikan tembakan terukur.

Pelaku akhirnya tergeletak dengan empat luka bocor, masing-masing pada betis kiri dan kanan serta kaki kiri dan kanan. Pelaku lalu dibawa ke Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang untuk dilakukan perawatan medis.

Daftar ternak curian Bali dan kawan-kawan:
1. Borong Tala, Arungkeke, sebanyak 3 ekor
2. Alla-Alla, Arungkeke sebanyak 6 ekor
3. Borong Lamu, Arungkeke sebnyak 2 ekor
4. Pallengu, Arungkeke sebanyak 2 ekor
5. Bonto Manai, Batang sebanyak 1 ekor
6. Pammisorang, Batang sebanyak 3 ekor
7. Bongki Galung, Batang sebanyak 3 ekor
8. Kalumpang Lompoa, Arungkeke sebanyak 3 ekor
9. Bonto Je’ne sebanyak 4 ekor
10. Pallantikan, Arungkeke sebanyak 3 ekor
11. Bungeng, Batang sebanyak 2 ekor
12. Batu Maccing, Batang sebanyak 2 ekor.