Soal Resuffle, Pengamat Politik Herry Sarankan ini ke Jokowi

  • Bagikan
Soal Resuffle, Pengamat Politik Herry Sarankan ini ke Jokowi

LIPUTAN4.COM, Jakarta- Isu resuffle kembali menguat. Hal ini disampaikan beberapa waktu yang lalu oleh Mochtar Ngabalin, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden yang mengamini adanya perombakan kabinet dalam waktu dekat yang salah satunya lantaran peleburan Kemenristek ke Kemendikbud.

Rencana ini pun menuai respons Pengamat Politik dari Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA).

“Perombakan kabinet saat sekarang dinilai cukup tepat sebagai evaluasi dan akselerasi kinerja Jokowi setahun pandemi,” ucap Herry Mendrofa, Direktur Eksekutif CISA melalui keterangan persnya, Kamis (15/4/2021).

Menurut Herry, beberapa hal yang harus diperhatikan Jokowi dalam resuffle kabinet mendatang.

“Presiden tentunya akan menyikapi figur yang kuat untuk memimpin Kementerian hasil peleburan Kemenristek ke Kemendikbud. Background Akademisi dan Peneliti layak memimpin lembaga ini. Urusan pendidikan, riset dan teknologi itu bukan urusan yang mudah,” ungkapnya.

Selain itu Dia menyebutkan bahwa soal perkembangan di sektor kemaritiman belum terlihat kemajuan yang signifikan.

“Jokowi selalu menyuarakan kedaulatan maritim bahkan berambisi menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Nyatanya kita selalu kecolongan misalnya penemuan sea glidder dan bebas keluar masuknya kapal asing di perairan kita. Ini juga harus dievaluasi,” tuturnya.

Herry pun menambahkan bahwa akselerasi di bidang pangan juga sangat dibutuhkan guna mengoptimalkan seluruh Food Estate yang telah dibangun untuk menghadapi pandemi.

“Isu impor beras sempat menggeliat dan publik pun tidak setuju lantaran terjadi fase surplus beras. Artinya kesiapan Pemerintah di bidang ini mesti ditinjau ulang termasuk optimalisasi food estate di berbagai daerah. Harus ada inovasi dalam meningkatkan produksi yang berimbas pada kemampuan negara dalam berswasembada pangan,” ujar Herry.

Disamping itu pula, Herry mengatakan rentannya Indonesia mengalami Bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana juga menjadi perhatian Jokowi.

“Wilayah di Indonesia itu rentan terjadinya bencana. Perlu terobosan dalam konteks meminimalisasi dampak dan kerugian akibat bencana. Caranya adalah memaksimalkan tahapan penanggulangan bencana mulai dari mitigasi, tanggap dan pasca,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan
Selamat Hari Raya Idul Fitri