Simpang Empat (4) Pasar Sibuhuan Ibu Kota Kabupaten Padang Lawas, Tergenang Air, Drainase Tidak Efektif, Sampah Berserakan

Simpang Empat (4) Pasar Sibuhuan Ibu Kota Kabupaten Padang Lawas, Tergenang Air, Drainase Tidak Efektif, Sampah Berserakan

Liputan4.com. Sumut

PALAS-Setiap musim penghujan kawasan simpang empat (4) Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang lawas (PALAS) menjadi sasaran air meluap dari parit dan terjadi langganan banjir menyebabkan sampah berserakan ditengah jalan.
Penyebab banjir disimpang empat (4) tersebut karena tidak ada perawatan drainase dibahu kiri kanan badan jalan sehingga membuat debit air hujan menggenangi badan jalan dari simpang tersebut sampai ke depan Mesjid Miftahul Jannah.
Keadaan kondisi ini sangat merusak citra Ibu kita Padang Lawas karena daerah ini merupakan pusat atau inti ibu kota Padang Lawas, yang mempunyai Visi – Misi Beriman Cerdas Sehat Sejahtera Dan Berbudaya (BERCAHAYA).


Simpang Empat (4) Pasar Sibuhuan Ibu Kota Kabupaten Padang Lawas, Tergenang Air, Drainase Tidak Efektif, Sampah Berserakan

 

Kesannya Kawasan ini sudah menjadi lokasi sasaran genangan air setiap hujan tiba, karena parit tak kunjung diperbaiki , dan kemungkinan ada yang tersumbat mengakibatkan terjadinya air melimpah kejalan raya di daerah ini. Dan ini sudah lama dan sering terjadi, sepertinya daerah simpang ini layaknya disebut tempat pembuangan sampah dan dinas terkait sepertinya tidak perduli atau mereka tutup mata ,” ungkap salah seorang warga yang berteduh di emperan toko bernama Sofian Ansori Pulungan anggota Pemuda Naposo Nauli Bulung (PNNB) Lingkungan III Kelurahan Pasar Sibuhuan (Banjar Raja)

Ia mengatakan “Lihat lah Pak kalau sudah hujan begini jangan kan air sampah pun ikut mengambang ditengah jalan raya bahkan sampai kedepan Masjid Miftahul Jannah, sehingga orang yang mau melakukan ibadah sepertinya merasa terganggu dengan kotoran sampah di jalan ini,” keluh Ansor.

“Kalau sampah berhamburan seperti ini ditengah jalan Pak pengendara sepeda motor bisa saja kecelakaan, karena ban motornya bisa kepeleset ketika kena sampah plastik atau benda lain yang hanyut terbawa arus air ke jalan ini.’tambah Ansori.

Ansori berharap, Pemerintah hendaknya prihatin atas situasi di daerah simpang empat (4) ini apabila hujan datang, dan kita juga menyadari ini semua bukan kesalahan pemerintah, akan tetapi juga kerena kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah sembarangan, tapi kita berharap khususnya kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Padang lawas dapat mensosialisasikan pembuangan sampah kepada pedagang maupun pembeli, dan kita juga berharap kepada Dinas pekerjaan Umum (PU) bidang Cipta karya agar memperbaiki drainase jalan di daerah ini ‘, harapnya menutup.

Namun Media liputan4. com.mencoba untuk kompirmasi via Telepon selulernya pihak terkait kedua dinas tersebut Pas disaat terjadinya air melimpah dan sampah berserakan di jalan daerah simpang empat tersebut, namun gagal hingga berita ini kami terbitkan kedua dinas tersebut tak dapat di hubungi untuk konfirmasi tentang keadaan simpang empat (4) Ibu kota Padang Lawas .(Sbn)

Print Friendly, Pdf & Email