PPDB KOTA MEDAN 2022

Sekda Nias : Membangun Pendidikan Sama Halnya Membangun Peradaban

Sekda Nias : Membangun Pendidikan Sama Halnya Membangun Peradaban

LIPUTAN4. COM / Nias / – Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Nias Samson P. Zai sekaligus selaku Ketua Dewan Pengawas Yaperti Universitas Nias (UNIAS), mengatakan bahwa membangun pendidikan itu sama halnya membangun sebuah peradaban, hal ini disampaikannya saat mendampingi Bupati Nias, Ya’atulo Gulo dalam kunjungannya melakukan inspeksi pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) di ruang kerja Dekan Fakultas Ekonomi UNIAS, Maria M Bate’e, S.E., M.M, Rabu 25/5/2022

“Orang yang membangun peradaban konteks berpikirnya adalah ke depan dan tidak berkutat pada masa lalu, tapi dia akan melihat apa gol yang ingin dicapai,” kata Samson P. Zai, dihadapan Pj. Rektor UNIAS, Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., Dekan FE UNIAS, Maria M Bate’e, S.E., M.M, dan para Dosen UNIAS.


Oleh karena itu, lanjut Samson P. Zai, ia berharap kepada para Dekan dan para Dosen agar tetap berada dalam satu visi membangun sebuah peradaban melalui UNIAS.

“Saya berharap misi bapak ibu dosen sungguh benar paham bahwa tugas kita itu adalah membangun sebuah sistem, membangun sebuah peradaban” harapnya.

Menurut Samson P. Zai, membangun peradaban itu pasti akan ada perubahan perilaku karena yang kita bangun adalah peradaban, maka kemudian menjadi sejarah. Ia menekankan, adanya perubahan maindset mahasiswa.

“Bagaimana mindset mahasiswa kita selama ini, gimana bapak ibu dosen melihat itu, makanya saya katakan kalau kita membangun sebuah peradaban bapak ibu dosen rubah mindset, jangan lagi mereka berpikir hanya untuk lulus ke depan,” ujarnya.

Untuk itu, bahan-bahan materi kuliah juga diubah dan terus update, “jangan lagi misalnya mata kuliah A tapi masih menggunakan bahan materi kuliah dua tahun lalu tapi terus di update, kita terus membuat inovasi baru sehingga mindset mahasiswa bisa berubah,” imbuhnya.

Samson P Zai mengingatkan kepada seluruh dosen UNIAS, dengan capaian saat ini agar tidak terbuai dengan keadaan dan pujian.

“Tidak perlu puji Rektor dan Yaperti, karena itu tidak terlalu penting, karena itu semua harus kami lakukan, artinya Pak Bupati lakukan ini, itu harus kami bulatkan karena kami mau bagus, artinya, dipuji tidak dipuji rektor akan berjibaku melakukan itu,” tegasnya.

“Yang kita harapkan, di sini akan lahir pemikir-pemikir dan generasi unggul dengan mempersiapkan pemimpin yang handal ke depan melalui UNIAS ini,” katanya mengakhiri

Yun Zeb

Print Friendly, Pdf & Email