Sebanyak, 96.001, KPM penerima BPNT di Kabupaten Lebak Sudah di Salurkan

Reporter: L4Banten Kategori: Banten, Serba-Serbi
  • Bagikan
Sebanyak, 96.001, KPM penerima BPNT di Kabupaten Lebak Sudah di Salurkan

Liputan4.com Lebak- Penyaluran bantuan dari kementrian sosial berupa bantuan pangan non tunai atau Yang disebut (BPNT) sudah di cairkan keluarga penerima manfaat (KPM) di sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak, Hasil pantauan tim liputan4.com di sejumlah Desa di beberapa Kecamatan. Rata penyaluran bantuan BPNT tersebut sudah di cairkan di sejumlah e-warung yang di tunjuk sebagai penyedia bahan. Sembako, hasil pantauan Awak media penyaluran BPNT tersebut dilakukan sebelum hari raya idul Adha oleh sejumlah agen e-warung, Kamis 22 Juli 2021.

Dari 96.001 KPM sudah 3 bulan KPM belum menerima bantuan baru menerima di bulan Juli 2021 mendapatkan bantuan BPNT sekaligus 3 bulan, tapi ada juga masyarakat penerima manfaat yang baru mendapatkan 2 bulan 2 pagu, dan Penyaluran yang dilakukan e-warung pun beragam di setiap wilayah di beberapa kecamatan.

Pepen Salahsatu Keluarga Penerima Manfaat (KPM ) asal Desa Sawarna mengatakan, Alhamdulilah satu hari sebelum Idul Adha saya menerima bantuan BPNT tersebut, saya dapat 3 bulan sekaligus yakni Beras. 30 kg, Ayam 2 ekor, Telor 4 kg, Apel, 1/2 kg, Bawang merah 1/2/kg, bawang putih, 1/2kg, Kacang Ijo.1/2kg. Sop sopan 2 kantong dan jeruk 1 kg. Ucapnya

Saya ucapkan terimakasih pada pemerintah yang telah menyalurkan bantuan, tepat disaat kami sedang melakukan PPKM darurat dan tak bisa kemana mana bantuan datang sehingga kebutuhan untuk Idul Adha bisa teratasi, sekali lagi kami ucapkan terimakasih. Pungkas pepen

Sementara ketika kami menghubungi Kadinsos Lebak Eka Darmana Putra melalui WhatsApp dan menanyakan terkait pencairan batuan BPNT yang keluar sebab ada yang beda dalam pencairannya, dimana di salasatu desa pembagiannya ada yang baru 2 bulan ada juga yang 3 bulan bahkan ada penambahan KPM yang mendapatkan 5 bulan,

Eka. menjelaskan melalui sambungan WhatsApp, Alokasi normal 3 bulan untuk bulan Juli, Agustus, dan September, bagi 96.001 KPM. Tapi ada juga KPM tambahan/susulan

“Hasil verifikasi dan validasi data dari desa sehingga ada yang rapel pencairan lebih dari 3 bulan, ada yang 4 atau 5 bulan bahkan lebih, itu bagi KPM yang awalnya dinonaktifkan oleh Kemensos akibat data nya tidak valid Seperti NIK ofline, belum padan dengan Disduk dan lain lain. Saldo KPM bisa di chek langsung di Brilink masing-masing e-warung. Pungkasnya.(Hs)

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan