Santri Antusias Rayakan Milad Ke-3 Rumah Tahsin dan Tahfidz Baitul Mukhlisin

Reporter: Irwanto Topik: Pendidikan, Sumatera Selatan
  • Bagikan
Santri Antusias Rayakan Milad Ke-3 Rumah Tahsin Dan Tahfidz Baitul Mukhlisin

Liputan4.com. – Palembang – Kegiatan Peringatan Milad yang ke – 3 rumah tahsin dan tahfidz Baitul Mukhlisin di peringati dengan antusias oleh santri dan santriwati sejak dari subuh bahkan dari kemarin malam sampai ada yang menginap di rumah tahfidz dan tahsin Baitul Mukhlisin yang terletak di jalan Soak Simpur kelurahan sukajaya Palembang, sabtu (13/11/21).

Rumah tahsin dan tahfidz Baitul Mukhlisin mendidik anak anak dalam membaca, menghafal dan memperbaiki (tahsin) dalam membaca Alqur’an. Jumlah santri yang ada di rumah tahfidz berjumlah 205 orang.


Santri Antusias Rayakan Milad Ke-3 Rumah Tahsin Dan Tahfidz Baitul Mukhlisin

Hadir dalam milad ke – 3 rumah tahfidz dan tahsin Baitul Mukhlisin sekretaris daerah kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si., mewakili pemerintah kota Palembang, diminta keterangannya Sekda Ratu Dewa tidak dapat memberikan keterangan karena ditunggu acara di tempat lain.

Pimpinan rumah tahsin dan tahfidz Baitul Mukhlisin Nurul Ikhsan dalam keterangannya mengatakan, mengucapkan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT yang menggerakkan hati mengundang sekda Alhamdulillah beliau hadir, juga antusias wali santri juga hadir, santri, pengajar, juga para donatur serta para pejabat ditingkat rt, lurah dan camat hadir”, ujarnya.

Santri Antusias Rayakan Milad Ke-3 Rumah Tahsin Dan Tahfidz Baitul Mukhlisin

Kegiatan milad ke – 3 rumah tahfidz dan tahsin Baitul Mukhlisin juga diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh ustadz Zuldatni tema tausiah yang disampaikan tentang maulid nabi besar Muhammad SAW.

Ditengah zaman teknologi yang maju saat ini gadget (HP) tidak bisa lepas dari tangan anak anak sehingga membuat anak anak terlena dalam bidang agama terutama membaca, menghapal dan meneladani Alqur’an diminta tanggapannya ketua rumah tahfidz dan tahsin Baitul Mukhlisin Nurul Ikhsan mengatakan, untuk menjauhi gadget dari anak-anak isilah kegiatan anak-anak dengan kegiatan yang positif seperti les, kursus dan privat mengaji mendatangkan guru kerumah. Sehingga waktu yang santai itu tidak digunakan untuk bermain Hp karena ilmu agama sebagai bekal mereka di masa depan”, pungkasnya.

Print Friendly, Pdf & Email
  • Bagikan