Sanggar Khatu Sagunda Lestarikan Pencak Silat dan Seni Budaya Lampung

IMG 20201120 162850

LIPUTAN4. com , LAMPUNG SELATAN,- Sanggar seni budaya Lampung Marga Rajabasa Khatu Sagunda, giat melestarikan Khasanah budaya adat dalam seni tari, pencak silat , musik Lampung dan keterampilan sebagai promosi guna penunjang destinasi wisata Lampung Selatan yang kian gencar di laksanakan.

Salah satu kegiatan latihan rutinitas yang sudah berjalan selama dua bulan belakangan ini adalah kegiatan seni dan budaya Lampung dalam bidang pencak silat Betung Putra yang banyak di minati anak anak segekhi suku Marga Rajabasa. Jum’at (20/11/20).

Sai Batin Makhga Khajabasa Marei Davidson Pangeran Penyimbang Agung mengatakan, Kegiatan Latihan seni pencak silat,  seni tari, seni musik serta seni keterampilan yang ada di sanggar Khatu Sagunda ini merupakan bagian dari pelestarian akan khasanah budaya Lampung adat sai batin yang ada di Marga Rajabasa.

IMG 20201120 111033

” Salah satu kegiatan seni budaya Lampung ini , seperti Pecak Lampung Betung Putra dan Seni Tari mau pun keterampilan lain yang ada di sanggar Khatu Sagunda ini, bagian dari upaya Lamban Balak Gedung Marga Rajabasa untuk melestarikan Khasanah adat seni dan budaya Lampung,  dalam hal ini Sanggar Khatu Sagunda Marga Rajabasa yang menawungi kegiatan seni budaya Lampung agar tidak sirna seiring perkembangan zaman”.

Pangeran Penyimbang Agung Juga menambahkan, ” Sanggar Khatu Sagunda ini juga dibawah Binaan Kecamatan Rajabasa, masyarakat adat Lampung segekhi suku dan Seluruh kepala Desa se-marga Rajabasa”.

” Kegiatan ini sebenarnya sudah lama akan dilaksanakan,  namun terbentur dengan adanya wabah Covid19, sehingga kegiatan tertunda, di Era New Normal ini jadwal pelaksanaan latihan di laksanakan dengan tetap mengedepankan Protokol kesehatan dan jadwal latihan rutin dua kali dalam satu Minggu, dan telah berjalan kurang lebih selama dua bulan ini”. Ungkap Pangeran Penyimbang Agung.

” Yang Alhamdulillah antusiasnya Masyarakat Marga Rajabasa mengikuti kegiatan Latihan disaat Lounching latihan pertama disanggar Khatu Sagunda sangat luar biasa semangatnya, Sehingga lokasi dan situasi tidak memungkinkan untuk menampung para peserta atau pun anggota, sehingga akan dijadwal latihan anjau silau  latihan bergilir di tiap tiap pekon (desa)”, Tambahnya.

” Semoga dengan adanya kegiatan Positif ini sebagai kegiatan melestarikan seni budaya Lampung adat Sai Batin yang diwadahi Sanggar Khatu Sagunda ini, mampu meredam kegiatan kegiatan diluar dari harapan kita bersama, apa lagi disituasi daring , dimana anak anak harus Fokus belajar dirumah melalui Visual “.

” Saya Sai Batin Penyimbang agung mengharap kepada seluruh masyarakat dan seluruh anggota sanggar sai batin Marga Rajabasa Khatu Sagunda, untuk tetap menjaga dan Melestarikan Adat Budaya,
Juga diharapkan, jadikan wadah ini sebagai jalinan Silaturahmi untuk bersama sama saling bersinergi antara masyarakat adat segekhi suku dan Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintahan kecamatan Rajabasa “, Harap Pangeran.

Bahatur Sai Batin Marga Rajabasa Muherwan Murod Temunggung Sangun Bani, sekaligus sebagai Ketua Sanggar Khatu Sagunda menyampaikan, pelatihan seni tari tanpa pembimbing seorang guru, hanya berdasarkan bersumber pengalaman dari sekolah dan mempelajari melalui channel YouTube.

” Untuk kegiatan seni budaya khususnya dalam seni tari ini tidak ada yang mengajarkan dalam arti kata tanpa guru atau pembimbing khusus, mereka berlatih seni tari melalui sosial media channel YouTube dan dari pengalaman sekolah mereka masing masing”.

Temunggung Sangon Bani juga menambahkan , ” adapun pecak silat yang dilakukan dalam pelatihan di sanggar Khatu Sagunda ini di koordinir langsung oleh Persatuan Pecak Silat Betung Putra dari desa Betung kecamatan Rajabasa, adat sai batin Marga Rajabasa”.

” Kegiatan kerajinan tangan dan keterampilan sebagai penunjang pariwisata dan Promosi diwilayah Marga Rajabasa belum bisa kita upayakan pelatihannya secara maksimal dikarenakan kondisi Virus Covid-19, namun akan tetap kita upayakan pelatihan di setiap pekon (desa) untuk menampilkan produk kerajinan dan keterampilan tangan masyarakat adat sai batin Marga Rajabasa bersama sanggar Khatu Sagunda kedepannya”, Ujar Sangon Bani.

” Semoga dengan adanya kegiatan seni budaya yang di wadahi sanggar Khatu Sagunda ini, pihak dinas terkait dan pihak pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat melirik kegiatan ini, serta turut andil dalam mengembangkan
Informasi yang beredar, sebagai mana dalam rencana pemerintah akan membangun Lampung Selatan menjadi Salah satu Objek Pariwisata”, Harap Sangon Bani.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply