Rumah Hangus Terbakar, Warga Desa Kalaena Kiri Menelan Janji Manis Kades

  • Bagikan
Rumah Hangus Terbakar, Warga Desa Kalaena Kiri Menelan Janji Manis Kades

Liputan4.com, Luwu Timur- Warga Desa Kalena Kiri 2, Kecamatan Kalaena, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan kini cuma nenelan janji manis Kepala Desa Kalaena Kiri 2.

Hal ini disampaikan oleh warga Desa Kalena Kiri yang rumahnya ludes dilalap si jago merah pada rabu, 04-03-2020 lalu. “saya pernah bertemu pak desa untuk meminta bantuan diusulkan bedah rubah, karna rumah saya habis terbakar, pak desa merespon namun katanya disuruh sabar karna dana belum cair untuk bedah rumah tahun 2020”. Ungkap Sugito (warga Kalena Kiri 2 yang rumahnya terbakar, Senin, 22-02-2021)

Sedangkan dana bedah rumah tahun 2020 kini telah cair kepada penerima di pertengahan bulan Februari 2021 dan namanyapun tidak ada dalam daftar penerima bantuan program tersebut.

Kini sugito cuma menyewa rumah untuk di tempati tinggal sementara mengumpulkan pundi-pundi rupia untuk membanggun rumahnya kembali. “tentu saya berharap mendapatkan bantuan bedah rumah, sedikit tidak bisa meringankan dan untuk mencukupi uang membangun rumah kembali”. Harapan sugito

Selain itu dia juga menyampaikan kepada awak media Liputan4.com melalui via Massenger bahwa telah dilakukan penggalangan dana oleh pemuda kalaina untuk membantu bagi korban yang rumahnya terbakar, dan dana bantuan seperti sembako dan uang tersebut yang diserahkan kepada kepala dusun dan sekdes tidak di tau rimbanya. “penggalangan dana untuk kami yang diserahkan oleh pemuda kalaena peduli kebakaran tidak di tau kemana” penjelasan sugito

Sugito pun berharap kepada Pemdes Kalena Kiri, agar bisa memperhatikan keadaannya sekarang, dan bisa memberinya sedikit bantuan dari program pemerintah yang ada.

Setelah dikonfirmasi (Rabu, 24-02-2021) Kepala Desa Kalaena Kiri Menjelaskan terkait pemberitaan tentang dirinya yang menjanjikan warga akan mendapatkan bedah rumah, ternyata hal tersebut memang betul, namun bukan dirinya yang menjanjikan, pada saat itu yang menjanjikan adalah Dinas Sosial langsung. “Dinas Sosial sendiri yang menyampaikan pada saat penyerahan bantuan kepada warga korban kebakaran, malahan kita disini memenuhi persaratan untuk mengusulkan dan melengkapi berkas yang dibutuhkan ke Dinas Sosial”. Ungkap Sugeng priantono (Kepala Desa Kalaena kiri)

Selain itu beliau juga menjelaskan terkait bantuan yang diserahkan pemuda kalaena peduli kebakaran bahwa dana itu masih ada, dan disimpan untuk membantu pembuatan rumah bila anggaran keluar dari Dinas Sosial. “terkait dana yang diserahkan pemuda hasil penggalangan dana masih ada sisanya, sengaja kami simpankan agar bisa dimanpaatkan bila bantuan dari Dinas Sosial keluar, untuk mencukupi bila ada kekurangannya”. Penjelasan Sugeng

“kita disini sangat peduli kepada mereka, karna kita tau mereka orang susah, tidak mungkinlah dana mereka mau kita ambil” jelasnya kembali

Selain itu kepala desa kalena kiri, yang berhadapan langsung dengan warga yang rumahnya kebakaran di kantor kepala desa, menyampaikan langsung bahwa jika saudara sugito ingin mengambil sisa sumbangan di persilahkan. “jika saudara sugito ingin mengambil sisa uangnya sebentar kami berikan”. Penyampaian Sugeng Kepada Sugito

Selain itupula Kepala Desa Sugeng menjelaskan langsung kepada warga sugito, bahwa dirinya tidak di daftarkan di program BSBR, karna telah di daftar melalui dinas sosial. “sengaja kita tidak daftar melalui program BSBR karna dulu pernah dapat dari program tersebut, kalau kita usul dari sana lagi, tentu tidak cukup juga untuk membangun rumahnya kembali, makannya kita tunggu dari dinas sosial yang tentu anggarannya lebih besar”. Penyampaian Sugeng

“bagaimana kalau saudara sugito saya kasi melalui dana desa 15 juta, kalau saudara sugito sanggup untuk membangun rumah saya siap alokasikan, namun tentu dari dinas sosial akan batal, tidak bisa anggaran tumpang tindis, dan sengaja kami tunggu dari dinas sosial karna tentu anggarannya lebih besar ketimbang yang kami kasi dari anggaran Desa” tantang Sugeng Kepada Sugito

Sugito yang mendapatkan penjelasan langsung dari kepala desa akhirnya paham. Karna tidak ada penjelasan detil terkait itu kepada dirinya, sugito menyangka bahwa anggaran semua sama. “saya sangka semua anggaran sama pak, saya tidak paham itu” kata sugito

“terkait tawaran bapak yang akan memberikan kami melalui dana desa saya akan rembuk dulu sama keluarga”. Ungkap sugito kembali

Hal ini cuma miskomonikasi warga dan kepala desa, semata.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

Desa Bumi daya Dalam Pengelolaan Bumdes patut di jadikan percontohan

31
0
0

Peresmian Usaha Unit Bumdes Maju Bersama Oleh Camat Palas Program one Village one outlet

16
0
0

Trobosan Baru Budidaya Udang Dengan Air Tawar Di Palas

59
0
0

Kegiatan Soft Opening Wisata Pantai Muara Indah Suak

32
1
0