Rombongan pengantar jenazah dari arah makassar kembali berulah di Kab.Maros

Rombongan Pengantar Jenazah Dari Arah Makassar Kembali Berulah Di Kab.maros

Maros – liputan4.com Rombongan pengantar jenazah menyerang sebuah toko bahan bangunan di dekat SPBU Ballu-ballu, Kecamatan Turikale, kabupaten Maros.

Selain itu, mereka juga memukuli salah seorang pekerja tokoh bahan bangunan di jalan Poros Makassar – Maros.


Peristiwa ini berawal saat salah satu mobil pick up pemilik toko bangunan yang hendak masuk ke toko.

Namun tiba-tiba dari arah Makassar, muncul rombongan pengantar jenazah menggunakan motor dan mobil ambulans dengan ugal-ugalan.

Karena merasa jalan dihalangi oleh mobil pick up yang setengah badannya masih berada di jalan, sehingga rombongan pengantar jenazah ini langsung mengamuk dan memukul pengemudinya.

Bahkan saat pengemudi pick up berlari masuk ke dalam toko, para pelaku mengejar dan melempari batu masuk ke dalam toko

“Jadi saat mobil pick up  kami mau masuk untuk ambil barang bagian belakangnya masih ada di badan jalan,Pengantar jenazah mungkin menganggap menghalang-halangi jalan. Mereka  langsung serang sopir kami dan melempari toko,” ujar salah satu karyawan toko, Vivit, Rabu (17/06/2020).

Selain merusak beberapa barang milik toko, aksi brutal pengantar jenazah ini juga sempat melukai salah seorang sopir dan merusak mobil.

Pemilik toko dan sopir yang dipukuli pun langsung melapor ke Polisi dan membawa bukti Rekaman CCTV yang telah mereakam beberapa pelaku aksi pelemparan tokohnya tersebut.

Rombongan Pengantar Jenazah Dari Arah Makassar Kembali Berulah Di Kab.maros“Sopir kami terluka karena dipukul, mobil juga rusak karena dilempar. Kami juga syok karena mereka beringas melempar batu kemana-mana,dan hampir mengenai anak kami yang sedang bermain” jelasnya

Setelah berhasil merusak sejumlah barang dan juga mobil pick up milik toko bangunan, mereka langsung melarikan diri.

Hanya selang beberapa menit, puluhan warga sekitar langsung berkumpul dan menunggu rombongan pengantar jenazah itu kembali.

Pihak kepolisian pun terus berusaha agar bentrokan tidak terjadi lagi.

Semua pengantar jenazah yang hendak melintas dari arah Maros ke Makassar dihalau agar tidak melintas di lokasi awal kejadian, karena warga masih berkumpul menunggu mereka kembali.

“Kami antisipasi agar tidak ada bentrokan dengan menghalau semua pengantar jenazah yang mau melintas ke sini. Tadi itu ada tiga rombongan, tapi pelaku penyerangannya ini Cuma satu rombongan. Takutnya warga salah sasaran,” ujar Kabag Ops Polres Maros, Kompol Muh Jufri.

Setelah berhasil menghalau semua rombongan pengantar jenazah yang hendak pulang ke Makassar, Polisi langsung menggiring mereka ke Polres Maros untuk diamankan sementara. 

“Kami amankan dulu di Mako karena warga masih banyak yang menunggu di atas. Pelaku penyerangannya sedang kami identifikasi karena kan ada tiga rombongan, kita juga tidak tahu rombongan yang mana yang melakukan penyerangan,” tutup Kompol Jufri

(Firdaus)

[zombify_post]