Ribuan Miras Ilegal dan Barang Bukti Lainnya Dimusnahkan Kejari Mimika

Ribuan Miras Ilegal Dan Barang Bukti Lainnya Dimusnahkan Kejari Mimika
Kepala Kejaksaan Negeri Mimika Margi Utomo bersama Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra saat memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu Senin (8/8)

TIMIKA | Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika, Papua Tengah melakukan pemusnahkan ribuan botol minuman keras ilegal. dan narkotika jenis sabu dan ratusan butir amunisi. Pemusnahan miras ilegal tersebut merupakan barang bukti  dari perkara pidana umum yang ditangani dan sudah berkekuatan hukum tetap (Incrahk).

Hadir dalam pemusnahan barang bukti tersebut, Kajari Mimika, Margi Utomo, Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra SH, SIK, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kota Timika Putu Mahendra, S.H.MH, Kepala Badan Narkotika (BNNK) Kompol Mursaling SH,. MH, dan Penyidik BPOM Enggar Antawas.


“Barang bukti hari ini berasal dari perkara yang sudah inkracht, ada ribuan botol minuman keras dan barang bukti lainnya yang kami musnahkan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Margi Utomo SH., MH kepada Liputan4.com, Senin (8/8/2022).

BB yang dimusnahkan kata Kajari sesuai dengan amar putusannya sehingga dirampas untuk dimusnahkan dan telah berkakuatan hukum tetap (inkrachk), sebanyak 2.626 barang bukti telah dimusnakan.

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan melindas ribuan botol minuman keras menggunakan alat berat. Selain minuman keras, kejaksaan melalui seksi pengelolaan barang bukti dan barang rampasan juga memusnahkan barang bukti lainnya, yakni jenis sabu dan penjualan amunisi.

“Barang bukti yang dimusnahkan diantaranya adalah kasus penjualan minuman keras dan juga penyalahgunaan Narkoba serta ratusan amunisi, ” jelas Kajari.

Sedangkan untuk kasus narkotika kejaksaan memusnahkan barang bukti dari 75 perkara. Kasus tersebut adalah minuman keras ilegal, penjualan amunisi, serta perdagangan. Pemusnahan barang bukti.

Sementara untuk barang bukti penjualan amunisi telah kami serahkan kepada Detasemen B Brimob Polda Papua untuk dimusnahkan, ” ungkapnya lagi.