DIRGAHAYU BHAYANGKARA KET-76

Resep Makanan Mie Gondangdia Dari Dulu Ngga Berubah

Resep Makanan Mie Gondangdia Dari Dulu Ngga Berubah

JAKARTA, Liputan4.com | Mie merupakan makanan yang enak dan nikmat. Maka itu banyak orang yang menyukai mie. Mie itu diolah banyak macamnya yaitu ada mie ayam kuah, mie ayam bakso, mie goreng dan lainnya. Disinilah ada seorang owner pemilik usaha Mie Gondangdia membuka usaha kembali sekarang ini.

“Jadi saya ingin mau mengulas sisilah sejarah tentang Mie Ayam Gondangdia ini. Jadi awalnya didirikan oleh kedua orang tua saya dengan diperbantukan oleh kakek saya yang dulu punya resto di Tanjung Priok yang bernama Two Aseng.


Nah beliau itu pencipta dan pencetus adalah mie karena beliau dari kalangan di Hongkong. Jadi kedua orang tua saya pelaksana meneruskan ini semua dan hanya dibantu oleh kakek saya yang memasaknya untuk pertamanya itu”. Demikian dikatakan Owner pemilik usaha Mie Gondangdia Rhino Indra Canitafa kepada Liputan4.com di Jakarta, Selasa (7.6.2022)

Dijelaskan Rhino Indra Canitafa Owner pemilik usaha Mie Gondangdia, usaha mie ini dimulai dari Tahun 1968 dimana saya pada waktu itu masih umur 11 tahun dan juga ibu saya dari kecil tinggal didaerah Gondangdia disini.

Nah kemudian terbentuklah restauran mie kita bangun disini. Seiring dengan waktu berjalan kita menggunakan tenaga dari awal yang lama-lama sampai akhirnya ikut sampai saat sekarang.

Lanjutnya lagi, kata Rhino, racikan mie itu tetap berdasarkan dari jaman dulu itu kita nggak berubah. Nah, begitu kedua orang tua kita nggak ada akhirnya kita bersama-sama gotongroyong untuk membangun restauran mie itu kembali dan juga dijalankan oleh kita bertiga sebagai anaknya, saya anak lelaki tertua sampai sekarang.

Jadi kita mendirikan restauran mie ini bedasarkan suatu amanat dari orang tua diteruskan dengan anak-anaknya jadi bertigalah kita akan teruskan ini semua, tambahnya.

Kata Rhino, sambungnya, jadi bagaimana ceritanya sampai kesana. Nah itu dari pertamakali dulu disini adalah penggemar Mie Gondangdia dari kalangan anak-anak Menteng yang disini itu dikenal anak daerah Menteng. Kemudian diteruskan dilanjutkan dengan
penggemar-penggemar mie lainnya seperti dari kalangan tertentu seperti dari kalangan tertentu artis, perkantoran dan ada juga berapa pejabat.

Jadi kita tetap berkembang terus untuk mengikuti perkembangan jaman jadi dengan resep mie yang ada terdahulu. Jadi begitulah jalan cerita ringkasnya itu sekarang dan juga kemarin karena kita disini terjadi musibah kebakaran dan sempat pindah ke Cikini 4 sana kemudian akhirnya kita bangun kembali sesuai dengan bangunan lamanya itu dan kita pindah lagi kemari, kemari lagi dan sampai sekarang tetap eksis jalan terus disitu, papar pengusaha mie ini.

Sambungnya lagi dituturkan Rhino, resep mie itu peninggalan kakeknya yang bernama Towaseng. Kemudian usaha mie ini dilanjutkan Kurniadi Turino dan Cenina yang merupakan kedua orang tuanya. Inilah kedua orang tua Rhino yang sudah meninggal.

Setelah kepergian orang tuanya usaha mie diteruskan ke anak-anaknya dengan resep mie yang lama. Kemudian masalah restauran mie ini tetap stabil sampai saat sekarang ini dan juga penggemarnya, penggemar lama karena mereka datang kesini ada untuk bernostalgia.

Bernostalgia itu karangan itu sampai ada yang udah pindah kedaerah juga tetap mengenangnya kembali lagi, kembali lagi kemari. Itu saya mengucapkan terimakasih, ucapnya.

Ditambahkan Rhino, usaha Mie Gondangdia berdiri Tahun 1968 namanya tetap Mie Ayam Gondangdia dan tapi anak orang-orang anak muda yang dulu memanggil dengan istilah Godila.

Godila itu adalah apa dulu dekat Hero Menteng sana ada Stasiun Radio yang namanya Godila jadi sudah populer dengan Godila-Godila itu singkatan dari Gongdangdia Lama. Itu sejarah awalnya itu.

Judul jaman dari dulu itu disana depan ada becak banyak becak jalan dulu tahun itu. Jadi itu memang kesan-kesannya jaman dulu, jelasnya.

“Kita harapkan dengan apa persaingan yang sekarang agak modern nyah. jadi kita tetap dengan tradisi mie kita adalah mie yang lamalah mie jadul tetap kita pertahankan tapi kita tingkatkan dengan kualitas maupun dengan palayanan kita sampai sekarang.

Untuk inovasi kita menambah beberapa jenis makanan ajah itu. Kalau untuk mienya tidak berubah tetap jadul Mie Ayam Jamur tetap pakai jamur” kata Rhino.

Selanjutnya ditegaskan Rhino, rasa mie ayam jamur kalau kita lihat katanya juga banyak orang berkata adalah mie kita kenyal, kenyalnya itu yang enak kenyal kenyal dan juga pola itu kita pertahankan terus, ujarnya.

Sementara itu pada sisi lain, saya jelaskan itu adalah hal yang luar biasa kita bilang tapi tetap kita ikuti dengan protokol kesehatan meskipun tamu kita batasi apa tidak take away pertama take away kita ikuti semua itu tapi memang dampaknya jauh sekali itu menurunnya itu jauh memang dari segi ekonomi kita harapkan bangkit dari keseluruhannya pelanggan tetap datang. kita juga melayani dengan carfood dan grapfood lewat online, tutup Rhino.

(Doli/Red)

Print Friendly, Pdf & Email