Relawan Paslon Nomor Urut 2 Diduga Melanggar Prokes Panwaslu Lenteng Layangkan Surat Peringatan

IMG 20201023 WA0125 1 scaled

Liputan4.com, Sumenep-Diduga ada pelanggaran terhadap peraturan dalam melaksanakan kampanye pada proses Pilkada 2020 Kabupaten Sumenep. Panwaslu Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berikan peringatan secara tertulis kepada relawan calon bupati dan wakil bupati Sumenep nomor urut 2 atas kegiatan deklarasi relawan Gerakan Perubahan Serentak (GPS), di padepokan sumur Dusun Sarpereng, Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Jum’at (23/10/2020).

Kegiatan yang dihadiri puluhan relawan paslon 2 tersebut mendapat peringatan tertulis dari Panwaslu Kecamatan Lenteng.

Ahmad Hanafi selaku Ketua Panwaslu Kecamatan Lenteng mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh relawan Gerakan Perubahan Serentak (GPS) banyak melanggar apa yang menjadi aturan dimasa kampanye ini.

“Kami sudah melayangkan surat peringatan tertulis kepada penanggung jawab relawan, karena tidak ada pemberitahuan kepada Panwaslu Kecamatan Lenteng, Polsek Kecamatan Lenteng dan tidak mematuhi protokol Covid-19” jelasnya.

Selain itu, Hanafi menambahkan bahwa dalam acara tersebut menyebarkan Bahan Kampanye (BK) berupa stiker dan kaos, dan semuanya telah diatur di Pasal 58 ayat 2 huruf b. PKPU nomor 06 tahun 2020 dan PKPU no 11 tahun 2020 ayat 1 dan 2 pasal 38.

Sementara itu Safril Hidayat, penanggung jawab kegiatan deklarasi Gerakan Perubahan Serentak (GPS) mengakui bahwa Panwaslu Kecamatan Lenteng telah menyampaikan surat peringatan.

“Iya benar tadi sudah menyampaikan kepada kami surat peringatan tertulis, karena kami dianggap tidak mengikuti protokol Covid-19, dan kami pun memahami dan sudah mengatisipasi dengan membangikan masker kepada masyarakat yang ikut hadir dan ingin tau jalannya kegiatan” ujarnya.

“Dalam acara tersebut, sebagian ada yang memakai masker yang sudah dibagikan dan ada yang tidak memakainya,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
KONTEN SPONSOR

Leave a Reply