Relawan Dan Mahasiswa Kolaborasi Ciptakan Sekolah Gembira Untuk Anak-anak Korban Bencana Di Kec. Batam Kab. Palas

Relawan Dan Mahasiswa Kolaborasi Ciptakan Sekolah Gembira Untuk Anak-Anak Korban Bencana Di Kec. Batam Kab. Palas

 

Liputan4.com Sumut
Palas-Pasca banjir bandang di Kabupaten Padang Lawas. Plt Bupati drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu Cht.MM.Msi, selalu hadir dilokasi terdampak bencana. Dihari yang ke-10 Seluruh OPD, forkopinda, pihak kecamatan, relawan di kerahkan beliau untuk mambantu warga dan anak anak membersihkan lumpur dan perbaikan inspra struktur bangunan yang rusak,


Tidak hanya itu, para Relawan dan Mahasiswa mengajar anak kegiatan positif dan menghibur ratusan anak korban bencana banjir bandang di wilayah Kecamatan Batang Lubu Sutam (BATAM) Kabupaten Padang Lawas (PALAS) Provinsi Sumatera Utara. (SUMUT) akibat sekolah mereka rusak di terjang banjir bandang 31/12-2021, kisaran pukul 21.30.wib menjelang pergantian tahun 2021-2022.

 

Relawan Dan Mahasiswa Kolaborasi Ciptakan Sekolah Gembira Untuk Anak-Anak Korban Bencana Di Kec. Batam Kab. Palas

“Pelayanan pendamping Psychosocial Support Programe (PSP) kepada anak-anak ini sebagai terapi untuk memulihkan rasa trauma mereka pasca banjir yang merendam rumah mereka, serta sebahagian di luluh lantakkan air banjir tersebut. Kegiatan ini sudah berlangsung selama lima hari sejak di mulai, rabu 05/01-2022,’

Saat media Liputan4 com memantau langsung di lokasi bencana, senin, 10/01-2022, dan menjumpai para pendidik diantaranya,’ Siti Aziza Hasibuan (Bendahara umum PMII ) Palas di Dampingi Masroh Mardiah Lubis dan Wahidah Nasution. Mereka adalah Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Barumun Raya.(STAIBR ) Sibuhuan yang sedang melakukan aktifitasnya dilapangan terbuka dan diposisi area yang aman.

Sebagai Pendidik, Azizah mengatakan, Kegiatan ini dilakukanya bersama rekan rekan sebagi bentuk kepedulian terhadap nasib anak dan pendidikan anak. kegiatan ini bertujuan agar anak sedikit demi sedikit bisa melupakan kesedihannya dan mengembalikan keceriaan mereka. Apalagi selama 10 hari permukiman mereka tertimbun lumpur, rusak serta hanyut pasca banjir bandang, dan harus tinggal di pengungsian atau menumpang di rumah saudara, sudah dipastikan mereka merasakan kejenuhan.’ujarnya.

Relawan Dan Mahasiswa Kolaborasi Ciptakan Sekolah Gembira Untuk Anak-Anak Korban Bencana Di Kec. Batam Kab. Palas

 

Di tambahkan nya, Dengan cara menghibur melalui berbagai edukasi permainan ternyata anak-anak mulai kembali ceria dan terlihat senang serta lupa bahwa mereka adalah korban banjir.

Menurut dia, Melalui permainan edukatif, bernyanyi dan bercerita serta berinteraksi langsung dengan anak-anak memudahkan pihaknya dalam menjalankan misinya yakni menghilangkan rasa traumanya.

Kita juga , Kata Azizah,’ mengenalkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sosialisasi ini perlu dilakukan karena pasca banjir biasanya banyak genangan air, lumpur dan sampah yang bisa menjadi sumber penyakit, agar sesuai dengan visi-misi kita Padang Lawas yang Beriman Cerdas Sehat Sejahtera Dan Berbudaya (BERCAHAYA) ‘,Katanya.

“Kami berharap mereka tetap memiliki semangat dan mental yang kuat menghadapi musibah yang menimpa dirinya dan keluarganya. Dan kita memberikan edukasi positif dengan menghibur serta memberikan mereka pemahaman tentang musibah yang terjadi ini dan mengajak mereka tertawa,” tambahnya.

Sementara, PMII, Siti Azizah Hasibuan, juga mengatakan kegiatan ini diadakan untuk menghibur dan menghilangkan trauma dari musibah yang dialaminya, karena yang paling menderita itu anak-anak. Apalagi di usia dini tersebut, mereka belum paham beratnya hidup atas kejadian yang menimpa Desa mereka tutupnya. (sbn)