PROPEKSOS, Organisasi Pekerja Sosial Gencar Turunkan Angka Covid-19

ilustrasi 200914150143 531

LIPUTAN4.COM, JAKARTA –¬†Penambahan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih terjadi di masyarakat. Informasi ini bisa dilihat dari data pemerintah yang diumumkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Menurut sumber statistik nasional terdapat penambahan kasus baru hingga mencapai 474.000 ribu kasus.

Berdasarkan kondisi tersebut, Pengurus Pusat Perkumpulan Profesi Pekerjaan Sosial (PP-PROPEKSOS) mengupayakan berbagai langkah sebagai strategi yang mampu mengajak masyarakat secara masif untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dinilai sangat perlu dilakukan karena di masyarakat masih tinggi sikap abai serta acuh tak acuh terhadap protokol kesehatan.

“PP PROPEKSOS melihat ada satu urgensi di masyarakat terkait upaya menekan angka Covid-19 yakni Kampanye Revolusi Kesadaran dimana masyarakat sadar penuh untuk mematuhi protokol kesehatan,” tutur Sukma Sandi, Ketua Umum PP-PROPEKSOS saat dimintai keterangannya pada Rabu (18/11/2020).

Dia menekankan bahwa PROPEKSOS sejak awal secara konsisten sebagai Organisasi Pekerja Sosial menggalang dukungan penuh untuk menekan angka Covid-19 melalui kampanye Revolusi Kesadaran yang memuat sosialisasi dan edukasi kepada publik tentang Protokol Kesehatan.

Sementara itu, untuk memulihkan kondisi Psikososial Penyintas Covid-19, para Pekerja Sosial memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) atas arahan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Kami para Pekerja Sosial melakukan visitasi, rekreasional, dan relaksasi bukan hanya untuk penyintas saja melainkan juga dilakukan terhadap tenaga medis yang selalu bekerja siang dan malam,” kata Yasri Suharso, Ketua Tim Pekerja Sosial pada Layanan Dukungan Psikososial pada Wisma Atlet, DKI Jakarta.

Lebih lanjut Yasri yang juga Wakil Ketua Umum PP-PROPEKSOS mengutarakan bahwa memiliki kebanggan tersendiri dapat berkontribusi nyata sebagai Pekerja Sosial yang ditugaskan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

“Adalah pengalaman luar biasa, menambah kapasitas, jaringan serta pembendaharan pengetahuan dan praktik Pekerjaan Sosial yang turut hadir dalam memberikan pelayanan profesional,” tambahnya.

Yasri juga menjelaskan bahwa Pekerja Sosial selalu berkolaborasi dengan profesi lain seperti tim Psikolog dan tentunya Tenaga Medis dalam melakukan aktivitas pelayanan profesionalnya.

“Tentunya dukungan dan semangat dari berbagai pihak terutama yang memiliki tujuan untuk menurunkan dan menekan angka serta penyebaran Covid-19 di Indonesia sangat penting keterlibatan lintas profesi termasuk Pekerja Sosial,”pungkas Yasri.

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply