LIPUTAN4.COM
Berita Online Indonesia, Berita Harian, Kabar Terbaru Terkini. Situs Berita Terpercaya dari Politik, Peristiwa, Ekonomi, Bisnis, Kriminal dan Teknologi

Presiden Joko Widodo Pimpin Rapar Terbatas Evaluasi penanganan Covid-19

0 11

LIPUTAN4.COM- Jakarta, Rapat terbatas evaluasi penanganan Covid-19 pagi ini di Istana Merdeka,Presiden Joko Widodo kembali mengajak segenap jajaran terkait untuk melakukan terobosan yang betul-betul berdampak kepada percepatan penanganan Covid-19 ini.

Presiden Joko Widodo meminta agar pembayaran disbursement untuk pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan Covid-19 dipercepat pencairannya dan jangan sampai ada keluhan. “Misalnya yang meninggal ini harus segera, bantuan santunan itu harus, harusnya begitu meninggal langsung bantuan santunannya harus keluar itu, jangan sampai, Prosedurnya di Kementerian Kesehatan betul-betul bisa dipotong, jangan sampai ini bertele-tele,” tutur Presiden saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Percepatan Penanganan Dampak Pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (29/6/2020).

Untuk beberapa provinsi dengan angka penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, perlu ada tambahan personel atau tenaga medis yang diperbantukan dari pusat, termasuk tambahan peralatan medis. Saya juga meminta segenap jajaran pemerintah untuk mengawasi dan memberi panduan bagi daerah-daerah yang akan memulai menuju masa adaptasi kebiasaan baru.

Sosialisasi penerapan disiplin protokol kesehatan juga harus dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan elemen dan tokoh masyarakat, serta agama. Di sejumlah daerah yang ada penolakan terhadap pemeriksaan PCR maupun rapid test, harus segera diatasi dengan sosialisasi yang persuasif.

Mengenai pembayaran dan bantuan dana bagi pelayanan kesehatan serta tenaga medis, saya menginstruksikan agar pencairan dana yang telah disiapkan, dapat dilakukan dengan segera.

Kalau aturan di Peraturan Menteri (Permen) terlalu berbelit-belit Presiden minta untuk disederhanakan. Ia juga menekankan agar pembayaran klaim rumah sakit, insentif tenaga medis, dan insentif untuk petugas lab juga secepatnya sehingga tidak perlu menunggu jika anggarannya sudah ada. Hal lain yang paling penting, menurut Presiden, adalah pengendalian yang terintegrasi, pengendalian yang terpadu, sehingga semua kerja kita ini bisa efektif. “Enggak ada lagi egosektoral, ego-kementerian, ego-lembaga, ego-kedaerahan, apalagi jalan sendiri-sendiri. Saya kira ini sudah harus kita hilangkan,” tegas Presiden Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo  mengajak kerja bersama seluruh pihak untuk mengefektifkan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Tidak ada lagi ego sektoral kementerian, lembaga, kedaerahan, apalagi jalan sendiri-sendiri. Saat ini, yang dibutuhkan adalah penanganan dan pengendalian yang terintegrasi antara satu dengan lainny.

Dapatkan pembaruan waktu nyata langsung di perangkat Anda, berlangganan sekarang.

Loading...

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda setuju dengan ini, tetapi Anda dapat menyisih jika mau. Terima Baca selanjutnya