Praktisi Hukum Ach.Dlofirul Anam Mengecam Keras Kebiadaban Zionis Israel Atas Serangan Kepada Palestina

Reporter: P4n71 Kategori: Internasional, Jawa Timur
  • Bagikan
Praktisi Hukum Ach.Dlofirul Anam Mengecam Keras Kebiadaban Zionis Israel Atas Serangan Kepada Palestina

Liputan4.com, Pamekasan – Praktisi Hukum , Ach.Dlofirul Anam mengecam keras kebiadaban zionis Israel. Dlofir menilai, serangan teror  dan dentuman bom yang dilakukan tentara Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa sangat keterlaluan dan  tak berperikemanusiaan.

Sebab, serangan dilakukan saat warga Palestina tengah melaksanakan ibadah salat tarawih dan i’tikaf di penghujung bulan Ramadhan dan ketika sholat Idul Fitri. Gelombang protes mengalir deras dari berbagai penjuru dunia.

“Ini sungguh biadab. Apalagi tindakan brutal tersebut dilakukan ketika jamaah Al-Aqsa sedang melaksanakan ibadah salat tarawih dan itikaf,” kata Dlofir di Kota Pamekasan, Selasa, (18/5/2021).

Dlofir yang juga aktif sebagai Dosen Ilmu Hukum di STISA Pamekasan juga mendukung penuh langkah Pemerintah Indonesia yang menyatakan protes dan kecaman atas kebiadaban yang dipertontonkan tentara Israel, serta mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengambil upaya untuk menghentikan tindakan kekerasan Israel.

Perlu diketahui “Indonesia memiliki hubungan baik cukup kuat dengan Palestina dan selama ini tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Israel karena Indonesia menolak segala bentuk penjajahan di muka bumi ini, sesuai dengan pembukaan UUD 1945 alinea ke IV ” kata Dlofir.

Beberapa hari ini ketegangan kembali terjadi di sekitar kompleks Mesjid Al-Aqsa, Jerusalem. Pihak keamanan Israel terlibat bentrok dan menyerang warga Palestina yang sedang beribadah di mesjid sehingga korban sipil berjatuhan.

Pihak aparat menyerbu dengan peluru karet, gas air mata, dan granat kejut. Ratusan orang luka-luka akibat bentrokan itu. tanggal 15 Mei 2021 kemaren sudah lebih dari 113 warga Palestina yang meninggal dan lebih dari 480 luka-luka, Lebih miris lagi, tragedi ini terjadi di tanah suci yang juga bertepatan dengan penghujung bulan suci Ramadhan sampai hari ini belum reda.

Salah satu sebab ketegangan ini terjadi akibat pihak Israel mencoba melakukan penggusuran paksa warga Palestina yang bermukim di Syeikh Jarrah. Ekspansi yang dilakukan sangat gencar, sehingga warga Palestina banyak yang terusir dari rumahnya sendiri. Sementara pihak Israel mengklaim bahwa mereka berhak atas tanah tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
2
Suka
Waww
0
Waww
Haha
1
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan