Polres Sinjai Ungkap Kasus Pengedar Narkotika Jenis Shabu

Polres Sinjai Ungkap Kasus Pengedar Narkotika Jenis Shabu

Liputan4.com, Sinjai – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Sinjai kembali meringkus dua orang tersangka kasus tindak pidana penyalahgunaan (Pengedar) Narkotika jenis shabu.

Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan mengatakan, kedua tersangka diringkus ditempat yang berbeda, yakni di Jalan Sultan Hasanuddin dan Jalan Teratai Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara.


“Pelaku lelaki berinisial UD (40), dan perempuan AR (28). Masing-masing warga Sinjai,” ungkap AKBP Iwan, didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Hanny Williem melalui Press Releasenya di Ruang Lobby Parama Satwika Mapolres Sinjai secara live streaming, Kamis (18/06).

Polres Sinjai Ungkap Kasus Pengedar Narkotika Jenis Shabu

Dari tangan pelaku UD ketika disergap Tim Opsnal Sat Resnarkoba, kata Kapolres, berhasil diamankan Barang Bukti (BB) berupa lima sachet kristal bening jenis shabu terbungkus dalam plastik klip bening.

“Diperkirakan berat BB shabu itu sekitar 1,44 Gram, dan uang tunai Rp.400 Ribu hasil penjualan shabu,” bebernya.

Sementara Kasat Resnarkoba Polres Sinjai, Iptu Hanny mengatakan, operasi penangkapan itu berawal dari informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Sultan Hasanuddin sering terjadi transaksi narkoba. Kemudian dengan sigap Anggota Sat Resnarkoba turun ke lokasi.

“Saat petugas tiba, seorang lelaki sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan oleh informan, kemudian dilakukan penangkapan, dan penggeledahan. Karena pelaku melakukan perlawanan setelah diberikan tembakan peringatan dan berusaha melarikan diri, akhirnya petugas melumpuhkannya dengan timah panas yang terukur pada betis kanan bagian bawah,” terangnya.

Polres Sinjai Ungkap Kasus Pengedar Narkotika Jenis Shabu

Setelah diintrogasi, lanjut Hanny, pelaku UD mengakui, BB yang ditemukan petugas tersebut diperoleh SR (28). Tidak lama kemudian SR berhasil diringkus di rumah kosnya di Jalan Teratai.

“Kedua tersangka kini dibawa dan diamankan di Mapolres Sinjai untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Terhadap pelaku, dijerat dengan Pasal 112 ayat (1), Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 15 Tahun Penjara,” tutupnya. 

Editor : Rasyid

[zombify_post]