Polres Kubar Mengamankan Pelaku Penjualan Kendaraan Dengan Surat Palsu

Polres Kubar Mengamankan Pelaku Penjualan Kendaraan Dengan Surat Palsu

LIPUTAN4.COM, KUTAI BARAT – Tersangka jual beli kendaraan dengan dugaan pemalsuan surat-surat kendaraan berinisial SS diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat (Kubar).

Pria 44 tahun itu dibekuk oleh Polisi saat menerima kiriman surat kendaraan palsu tersebut di salah satu perusahaan jasa titipan barang pada Sabtu (23/1/2021) pekan lalu di Kecamatan Barong Tongkok.


“Mendapat laporan adanya pengiriman surat kendaraan palsu, anggota Satreskrim Polres Kubar langsung menuju lokasi penangkapan. Dan saat diperiksa memang ditemukan surat kendaraan roda empat yang diduga palsu. Langsung dicek dan berkoordinasi dengan Samsat Kubar dan Satlantas Polres Kubar,” kata Kapolres Kubar, AKBP Irwan Yuli Prasetyo pada Jumat (29/1/2021).

Setelah dilakukan pengecekan terhadap surat kendaraan serta mobil yang diduga dipalsukan tersebut. Didapatkan bahwa datanya tidak sesuai dan langsung dijadikan barang bukti. Yang selanjutnya dilakukan pengembangan kasus terkait pemalsuan surat kendaraan ini. Dan juga asal kendaraan yang sudah diperjualbelikan ini.

“Dari hasil pengembangan, ternyata sudah ada 30 unit kendaraan yang diperjualbelikan dengan surat palsu. Namun Polres Kubar baru berhasil mengamankan 7 unit. Dan masih terus melakukan pengungkapan dan pengejaran terhadap dua tersangka lainnya yang membantu dalam pengadaan unit dan pembuatan surat kendaraan palsu ini,” terang Irwan.

Diterangkannya, modus operasi yang dilakukan tersangka ini dengan menjual kendaraan roda empat kepada orang yang berminat. Yang didapatnya dari saudara A dan sekarang masih dicari keberadaannya. Kemudian setelah kendaraan tersebut ditangan pembeli, tersangka SS menyarankan untuk dibuatkan surat kendaraan atas nama si pembeli. Dengan sejumlah biaya kurang lebih sebesar Rp 5 juta yang harus dikeluarkan oleh pembeli tersebut.

“Setelah ada kesepakatan dengan pembeli maka tersangka SS ini menyerahkan datanya ke saudara I untuk di buatkan surat kendaraan yang sekarang juga masih tahap pengejaran,” tambahnya. Adapun kendaraan yang diperjualbelikan tersebut juga diduga berasal dari tindakan kejahatan, seperti penggelapan dan juga pencurian.

Sehingga masih terus ditindak lanjuti pengembangannya oleh Polres Kubar. Sementara itu, tersangka SS ini pun sudah resmi ditahan di Polres Kubar untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Yang mana telah melanggar pasal 263 ayat (2) Jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

“Saya harapkan masyarakat jangan percaya dengan iming-iming pembuatan surat kendaraan. Terutamanya untuk pembelian kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat atau bodong. Dan jika unit dan surat tersebut palsu dan didapat dari hasil kejahatan maka akan disita oleh kepolisian untuk menjadi barang bukti,” tandasnya.