LIPUTAN4.COM
Berita Online Indonesia, Berita Harian, Kabar Terbaru Terkini. Situs Berita Terpercaya dari Politik, Peristiwa, Ekonomi, Bisnis, Kriminal dan Teknologi

Polda Kepri Tangkap Pelaku Perdagangan Orang, Bermodus Tawarkan Pekerjaan Lewat Facebook

0 128

LIPUTAN4.COM, BATAM – Seorang pelaku inisial MR berhasil ditangkap oleh Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri yang diduga telah melakukan tindak pidana perdagangan orang.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, kronologis berawal pada pertengahan Juli 2020, korban inisial VS yang berada di Kota Tanjungpinang, mencari pekerjaan di media sosial Facebook dengan akun Lowongan Kerja Batam.

"Di akun tersebut korban menemukan adanya lowongan kerja sebagai penari, penyanyi buat acara nikahan, festival imlek, dan acara Agustusan. Selanjutnya korban menghubungi nomor handphone yang tertera di dalam postingan tersebut dengan pemilik nomor atas nama pelaku inisial MR," kata Kombes Pol Harry Goldenhardt di Batam, Sabtu (1/8/2020).

Setelah korban berkomunikasi dengan pelaku inisial MR, didapati bahwa pekerjaan tersebut digaji sebesar Rp 4.000.000 perbulan.

Selanjutnya pada Senin (13/7/20) korban berangkat menuju Kota Batam dan tinggal di rumah keluarganya di kawasan Perumahan Cendana, Kota Batam selama beberapa hari.

Pada Sabtu (25/7/20) korban bertemu dengan Ulfa (saksi) dan inisial MR untuk membicarakan tentang pekerjaan tersebut. Dan pada hari itu juga korban dibawa oleh inisial MR untuk ikut dengannya menuju ke Pulau Air Saga, Kecamatan Galang, Kota Batam.

Setelah tiba di Pulau Air Saga sekira pukul 18.00 WIB korban langsung mulai bekerja sebagai penari pada pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 01.30 WIB.

Korban tinggal di Pulau tersebut bersama dengan inisial MR. Setelah korban bekerja selama tiga hari di Pulau Air Saga, korban merasa pekerjaan yang dijalankannya tidak sesuai dengan ditawarkan sebelumnya.

"Korban berkeinginan untuk berhenti bekerja, namun korban takut karena telah terikat kontrak dan diancam jika berhenti bekerja harus mengganti semua biaya yang telah dikeluarkan oleh MR dan jika melarikan diri akan dicari oleh MR. Korban sempat juga dipindahkan bekerja di Pulau Moan," papar Kabid Humas Polda Kepri.

Harry menyebutkan, ketika korban berada di Batam bersama dengan MR dengan rasa ketakutannya sekira jam 12.30 WIB, korban melarikan diri saat sedang makan bersama dengan MR di perumahan daerah Tembesi kecamatan Sagulung, Kota Batam.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat, pada hari Jumat (31/7/20) sekira jam 13.30 WIB, Tim Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana yang terjadi dan berhasil mengamankan tersangka dan lima orang saksi dan satu orang korban di Pom bensin Tembesi, Sagulung, Kota Batam," sebutnya.

Selanjutnya kata Harry, tersangka, korban dan saksi dibawa ke Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka adalah merekrut korban dari daerah asalnya melalui media sosial Facebook dengan akun Lowongan Kerja Batam untuk dipekerjakan sebagai penari di acara hiburan kampung di Batam dengan iming-iming gaji sebesar Rp 4.000.000 (empat juta rupiah) perbulan," terangnya.

Pelaku melakukan eksploitasi terhadap korban dengan cara melakukan pekerjaan sebagai penari hiburan kampung dan membatasi hak-hak serta kebebasan korban, dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan serta sebagai mata pencaharian.

"Barang bukti yang diamankan uang tunai sejumlah Rp 200,000, handphone dan satu unit mobil Daihatsu Xenia," jelas Kombes Pol Harry Goldenhardt.

Saat ini tim masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman tentang kasus tersebut.

(Yendri)

Dapatkan pembaruan waktu nyata langsung di perangkat Anda, berlangganan sekarang.

amr_maluku_utara
Loading...

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda setuju dengan ini, tetapi Anda dapat menyisih jika mau. Terima Baca selanjutnya