PLN Hibahkan Blood Plasma Freezer Ke PMI Banjarmasin

Reporter: Akmal RIswanda Topik: Jendela Birokrasi, Kalimantan Selatan
  • Bagikan
Pln Hibahkan Blood Plasma Freezer Ke Pmi Banjarmasin

Liputan 4.com – Banjarmasin.

Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin kini semakin mudah dalam memproduksi plasma konvalesen untuk kebutuhan pasien Covid-19 maupun kanker.


Hal itu setelah adanya bantuan mesin Blood Plasma Freezer senilai Rp 200 juta yang diberikan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Kalselteng melalui dana Corporate Social Responsibilit (CSR) mereka.

Secara simbolis bantuan mesin Blood Plasma Freezer diserahkan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banjarmasin Sudarto kepada Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banjarmasin H Rusdiansyah yang didampingi oleh Ketua UDD PMI Kota Banjarmasin Dokter Aulia Ramadhan Supit, Kamis (25/11) lalu di UDD PMI Kota Banjarmasin.

“Melalui bantuan ini kami berharap bisa mendukung operasional produksi Plasma Konvalesen untuk kebutuhan pasien Covid-19 maupun yang menderita kanker. Karena dari kabar yang kami dapat sebelum adanya alat ini UDD PMI Kota Banjarmasin cukup kesulitan untuk memproduksinya,” tegas Sudarto.

Ke depan pihaknya berjanji kerjasama lainnya akan coba dijajaki kembali agar UDD PMI Kota Banjarmasin dapat semakin maksimal menyediakan kebutuhan kantong darah di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

“Nanti kita akan coba jajaki kerjasama seperti apa yang bisa kita lakukan kembali. PLN tentunya tentunya siap untuk memberikan sumbangsihnya demi kepentingan sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Banjarmasin H Rusdiansyah berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN UIW Kalselteng melalui dana CSRnya.

Baginya kolaborasi dengan semua pihak sangatlah diperlukan untuk membuat UDD PMI Kota Banjarmasin dapat semakin optimal memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya selama Pandemi Covid-19.

“Kami tentunya tidak bisa sendiri. Terimakasih tentunya atas bantuan semua pihak selama ini yang sudah berkenan untuk membantu UDD PMI Kota Banjarmasin, salah satunya PLN UIW Kalsel&teng,” ungkapnya.

Dilain pihak, Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin Dokter Aulia Ramadhan Supit menambahkan, sebelum hadirnya mesin Blood Plasma Freezer, pihaknya terbatas dapat memproduksi plasma konvalesen untuk kebutuhan pasien Covid-19 maupun kanker.

“Tiap produksi yang kita lakukan bisa bertahannya hanya 1×24 jam saja. Nah kalau ada alat ini kita bisa buat lebih banyak, karena dapat disimpan di Blood Plasma Freezer dan dapat tahan hingga 1 tahun ke depan,” tuturnya.

Baginya alat ini sangatlah bermanfaat, karena diakuinya kebutuhan plasma konvalesen untuk kebutuhan pasien Covid-19 maupun kanker masih sangat besar.

“Kalau ada alat ini tentunya akan banyak masyarakat yang dapat kita tolong, khususnya yang memiliki riwayat penyakit berat,” pungkasnya(Irwan L4.com)

Print Friendly, Pdf & Email
  • Bagikan