PLB Waris Perlu ada Pengembangan

Plb Waris Perlu Ada Pengembangan

Keerom – Pos Lintas Batas (PLB)  Distrik Waris Kabupaten Keerom Propinsi Papua yang selama ini gencar di bicarakan pengembangannya oleh Pemda Keerom, ternyata sayang” masih tersembunyi di tengah hutan.

Program pengembangan beberapa Pos Lintas Batas di Kabupaten Keerom hanya menjadi sebuah wacana yang tak mampu di buktikan oleh para pengambil keptususan di Negri ini..


PLB  Skofro,  PLB Paitenda,  PLB Mamblu,  PLB Akarinda adalah sejumlah pos lintas batas yang belum mendapat perhatian serius.  PLB Paitenda di Distrik Waris dan PLB Skofro di Distrik Arso Timur adalah dua PLB yang seharusnya sudah di prioritaskan oleh pemerintah, namun hingga kini terlihat tidak ada tanda tanda perawatan dan pengembangan.

Mendasari kondisi tersebut, Kepala Bagian Umum Tata Usaha Badan Pengelolah Perbatasan Daerah Kabupaten Keerom  Pius Amo S. Ag, saat di konfirmasih via selulernya mengatakan, Saat ini Pemerintah daerah melalui Badan pengelolah Perbatasan Daerah sedang membangun kordinasi dengan Bupati maupun Pemerintah Propinsi dan Pusat agar menjadi perhatian serius dalam penanganan PLB Waris ini.

Kata Pius Amo,  Pihak Badan Pengelolah Kawasan Perbatasan juga sedang membangun kordinasi ke pihak terkait (Pemerintah Pusat dan Daerah) guna melakukan pengembangan.

Pengembangan Kawasan Perbatasan sebagai beranda depan Negara sangatlah penting, karena menyangkut identias suatu negara yang sedang di pandang negara lain

Selain itu, pengembangan wilayah ini di anggap penting karena jalur darat (Jalan Tikus)  yang menghubungkan Kabupaten Keerom dengan berapa Kampung di PNG ini,  kini menjadi jalur alternatif yang ramai oleh warga PNG yang masuk ke Keerom, maupun sebaliknya. Ujar Pius Amo.

Menurutnya,  Guna melakukan penertiban atas aktfitas yang di lakukan warga  tersebut, pemerintah tentu memiliki terget dalam penanganannya

Di lain sisi,  Rencana Pemerintah Daerah yang terus mencuat melalui Statemen Bupati di berbagai media,  untuk memindahkan Ibu Kota Kabupaten Keerom dari Distrik Arso Ke Distrik Waris Sesuai undang undang no 26 Tahun 2022, adalah sebuah langkah awal yang posisitif, karena dengan pemindahan ibu kota maka pengembangan PLB di Paitenda (Waris)  akan sendirinya terkafer dalam program pengembanganya.

Hal itu di utarakan Pius Amo, usai melihat langsung kondisi PLB Paitenda  Waris sesuai arahan bupati guna mewujudkan kebijakan bupati dalam pengembangannya.

Kami perlu dukungan Pemerintah Propinsi dan Pusat, untuk pengembangan PLB Waris sebagai beranda depan indonesia,, agar bisa sama denga PLB Skow di Jayapura dan Sota Merauke..

Print Friendly, Pdf & Email