Petani sayur Luwu Timur: Dibalik Musibah Covid-19 Ada Jalan Keluar

Petani Sayur Luwu Timur: Dibalik Musibah Covid-19 Ada Jalan Keluar

Liputan4.com, Luwu Timur- Petani sayuran asal Desa Cendana Hijau, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Prov. Sulawesi Selatan ini meraup keuntungan yang lumayan, dari Hasil sayuran yang ditanami Selama Pendemi Covid-19 dilahan miliknya yang berada tepat dibelakang rumahnya mampu membiayai anak-anaknya belajar darring (16-09-2020).Petani Sayur Luwu Timur: Dibalik Musibah Covid-19 Ada Jalan Keluar

Wabah Covid-19 tidak jadi halangan bagi Pak Supriono dan istrinya untuk memanpaatkan sedikit lahannya untuk di tanami sayur-sayuran. Lahan di belakang rumahnya ini disulam menjadi lahan tempat bercocok tanam sayur mayur demi menambah penghasilan.


“lahan yang saya tanami di belakang rumah ini tidak terlalu luas cuma 1/4 H. Saja, namun hasilnya lumayan untuk menambah biaya pengeluaran pendidikan anak. Apa lagi seperti sekarang ini wabah pendemi Covid-19 masih belum usai tentu kami selaku orang tua kualahan untuk mempalitasi belajar anak-anak, belajarnyapun serba online tentu akan menguras uang belanja, Untung ada lahan yang di manpaatkan untuk menanami sayuran” Tutur SuprionoPetani Sayur Luwu Timur: Dibalik Musibah Covid-19 Ada Jalan Keluar

“alhamdulillah di musim pendemi ini sayuran masih laris di beli, untuk biaya belajar anak sekarang sudah agak mendingan karna ada bantuan pulsa data dari pemerintah untuk belajar. Tentu kami selaku orang tua siswa terasa sangat terbantukan atas bantuan yang di berikan pemerintah tersebut” ungkapnya lagi

Selain itu pak supriono sangat mengharapkan agar pendemi Covid-19 cepat berlalu dan kehidupan berjalan normal seperti dulu lagi.