News  

Pernah Rp90 Ribu, Cabai Jeneponto Kini Tinggal Rp4 Ribu Sekilo

JENEPONTO – Harga cabe merah anjlok di Jeneponto. Pedagang hanya mau membelinya dengan Rp4 ribu per kilogram.

Itu dialami petani cabai di Kampung Tanetea, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto. Harga itu diakui Bunga (43), salah seorang pedagang.

Kondisi itu dikeluhkan Daeng Tinggi, salah seorang petani cabai. Harga itu, kata dia, tidak sebanding dengan harga bibit dan pestisida.

“Kalau (harga) cabai ini terus bertahan di harga Rp4 ribu, jelas petani rugi. Kita berharap ada campur tangan pemerintah untuk harga ini dinaikkan,” kata Daeng Tinggi.

Kondisi berbeda pada bawang merah. Saat ini, harganya mulai naik menjadi Rp20-22 ribu. Itu pun dianggap rendah.

Warga Tamalatea, Paizal Tumpu mengatakan, harga cabai di Jeneponto pernah mencapai Rp90 ribu per kilogram.

“Harga cabai tahun 2017 lalu itu mencapai Rp70 ribu, Rp80 ribu, hingga Rp90 ribu rupiah. Saya tahu karena kurang lebih 10 tahun jadi pedagang cabai. Tahun ini harga cabai anjlok,” kata Paizal.