PPDB KOTA MEDAN 2022

PERESMIAN SEKRETARIAT IKATAN ALUMNI CAMP JAVA, ABDUL AZIS MUSLIM AJAK REUNI DEMI SILATURAHMI

Peresmian Sekretariat Ikatan Alumni Camp Java, Abdul Azis Muslim Ajak Reuni Demi Silaturahmi

Jakarta,Acara Syukuran Peresmian Sekretariat Ikatan Alumni Camp Java (IACJ) SMK Negeri 35, Taman Sari, Jakarta Barat, berlangsung di Lobby lantai 1, pada Selasa (22/2/2022) menjadi momentum penting silaturahim antar sesama alumni. Sejak organisasi IACJ terbentuk, program-program yang dicanangkan sungguh dirasa sangat membantu sekolah, para siswa-siswi yang sedang menuntut ilmu, dan para alumni sendiri, yang datang dari pelbagai angkatan.

Kepengurusan IACJ saat ini diharapkan menjadi jembatan untuk mempertemukan kelompok alumni yang senior dan junior untuk berkontribusi pada alma mater. Karena itu, posisi penting kepengurusan IACJ dibawah kepemimpinan Abdul Azis Muslim, saat ini, dipandang strategis untuk berkontribusi lebih pada alma mater tercinta, SMK Negeri 35, Jakarta Barat.


Sekolah yang beralamat di Jl. Kerajinan Kebun Sayur No.42, RT.15/RW.10, Krukut, Kec. Taman Sari, Jakarta Barat (Kampung Jawa), menurut catatan sejarahnya berdiri pada 1976 dengan nama STM Feeder School. Pada 3 September 1979, melalui SK Mendikbud Nomor 0189/C/79, STM Feeder School berubah nama menjadi STM 7. Sejak itu dibangun gedung megah yang memiliki 3 lantai, dilengkapi bengkel praktik untuk 5 program keahlian.

Dalam sambutannya, Ketua Ikatan Alumni SMK Negeri 35 atau lebih dikenal dengan akronim IACJ, Abdul Azis Muslim, yang juga merupakan seorang anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, itu mengajak IACJ untuk bersama-sama memikirkan masa depan pendidikan di SMK Negeri 35 dengan terlibat langsung berkontribusi memenuhi kebutuhan sekolah dan alumni.

“Pada kesempatan ini saya mengajak semua alumni SMK Negeri 35 untuk melihat dan bertanya apa yang bisa kita perbuat untuk sekolah ini. Sebagai alumni, kita harus membantu adik-adik kita dan sekolah,” tutur Azis. Ia pun memberi contoh bagaimana ada anak yang mau mendaftar di sekolah itu, tetapi tidak memiliki uang yang cukup. Melihat hal itu, sebagai alumni, hati Azis tergerak oleh belas kasihan. Ia pun terlibat mengurus kebutuhan si pelajar hingga bisa bersekolah. Itu hanya salah satu tindakan kecil.

Namun lebih lanjut Azis mengatakan, sikap peduli itu ia bangun dan tertanam dalam dirinya karena peduli melihat orang lain yang membutuhkan bantuan dari dirinya. Menurutnya, ada banyak kebutuhan SMK Negeri 35, yang mengundang setiap alumni untuk berpartisipasi memberi kontribusi.

Untuk itu, Azis menekankan pentingnya pengurus yang bekerja dengan program-program yang menyasar pada kebutuhan sekolah, anak didik, dan alumni. “Saya membantu anak serang alumni kita yang lagi kesusahan. Ayahnya telah meninggal. Anak itu harus dilihat sebagai bagian dari alumni kita. Bukan saja saat alumni masih hidup maka kita bersolidaritas, tetapi juga ketika ia sudah tiada, keluarganya juga perlu mendapat perhatian kita,” cerita Azis.

Hal lain yang ditekankan Azis adalah soal kepengurusan dan anggota. Tak ada kepengurusan tanpa anggota. Azis pun menekankan pentingnya organisasi alumni ini legal secara hukum dan resmi.

“Sekolah ini kita cintai, ayo sama-sama kita bangun. Organisasi tidak bisa berjalan kalau pengurusnya tidak satu tujuan. Juga, kalau tidak ada anggaran. Maka dari itu berikan kepercayaan kepada kami. Sekarang kita harus mulai. Banyak kebutuhan saudara kita yang belum bisa kita penuhi. Kita harus sepakati, entah setiap bulan kita mau kumpul Rp 25.000 atau berapa, silakan disepakati. Kalau ada anak kita yang berprestasi, kita bantu. Juga santunan untuk alumni kita. Bantu agar anak alumni diterima. Kita mulai dari sekarang. Kita harus solid. Keberadaan kita tak hanya kumpul doang,” tutur Azis yang duduk di Komisi E DPRD DKI Jakarta.

Terkait hal itu Azis meminta untuk mendata seluruh alumni SMK Negeri 35 Jakarta, dan satu program yang bisa mempersatukan mereka adalah reuni untuk silaturahmi, yang direncanakan dilaksanakan setelah Lebaran tahun ini. Pada kesempatan itu, Azis menyebut banyak nama penting para alumni SMK Negeri 35, yang saat ini memiliki jabatan penting di negeri ini. Itu bukti bahwa alumni SMK Negeri 35 memiliki kualitas unggul.

Sebagai anggota legislatif, Azis mengatakan, dirinya belajar dari bawah. Intinya, mencintai semua orang tanpa syarat. Tak disangka, semangat itulah yang membawanya dalam meniti karier politik, mulai dari tingkat RT hingga DPRD DKI Jakarta. Azis terus menyerap aspirasi masyarakat, tak terbatas di dapilnya, tapi seluruh Jakarta. A man with a mission.

Arif Faisal, alumni STM 7, angkatan 89, jurusan eletronika 1, yang hadir pada kegiatan itu, mengatakan, epengurusan IACJ dibawah kepemimpinan Abdul Azis Muslim telah memperlihatkan kemajuan cukup besar. Menurutnya Azis bisa menjembatani alumni yang baru dan alumni lama, antara senior dan junior. Faisal berharap, ke depan ikatan alumni ini semakin lebih baik dan lebih besar.

Print Friendly, Pdf & Email