Percepatan Vaksinasi Covid-19 Lotim Capai 70,21 Persen, dan Masuk Level Satu “Herd Immunity”.

Reporter: Makbul Topik: Life Health, NTB
  • Bagikan
Percepatan Vaksinasi Covid-19 Lotim Capai 70,21 Persen, Dan Masuk Level Satu “Herd Immunity”.
Foto : Dr.H.Fathurrahman,M.Kes (Kadis Kesehatan Lotim-NTB)

Liputan4.com – Lombok Timur – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar jumpa pers dengan tema “Herd Immunity di Kabupaten Lombok Timur” yang dihadiri Bupati dan diwakili Sekda H.M.Juaini Taofik, Kapolres Lotim AKBP.Herman Suryono,S.I.K,MM, Dandim 1615/Lotim,dan tim satgas Covid-19 Polda NTB, bertempat di Rupatama I Kantor Bupati. Senin (08/11/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Dr.H.Fathurrahman,M.Kes dalam penjelasannya mengatakan, capaian Vaksinasi hingga senin 8 November 2021 pukul 11.15 sudah mencapai 70,21 persen.


“Alhamdulillah capaian Vaksinasi di Lotim perhari ini hingga pukul 11.15 wita sudah mencapai 70,21 persen. Artinya secara epidemiologi kita sudah mencapai herd immunity,” ungkap Fathurrahman.

Ia juga menmbahkan dengan tercapainya herd immunity secara otomatis Lombok Timur masuk di level l. penempatan level satu tersebut ditentukan oleh tiga indikator termasuk tambahan indikator berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 24 per bulan Juli 2021.

“Indikator level bagi suatu daerah ada tiga yaitu pertama transmisi komunitas, yang kedua Kapasitas respon dan yang ketiga adalah Vaksinasi. Untuk vaksinasi itu sub indikatornya dosis satu total dan dosis lansia, mulai tanggal 5 November kemaren kita sudah masuk level satu yang sebelumnya kita berada pada Ievel tiga,” terangnya.

Menurutnya capaian tersebut dapat dihasilkan berkat partisipasi semua unsur masyarakat dan peran media yang mengedukasi masyarakat, sehiingga tumbuh partisipasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.

“Alhamdulillah sejak 5 November kita sudah turun level dari level 3 ke level 1, ini semua berkat partisipasi kita semuan baik Pemda,TNI-Polri, rekan-rekan media dan semua unsur masyarakat,sehingga tumbuh semangat masyarakat untuk melakukan vaksinasi,”ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur Drs Juaini Taofik mengatakan, meski secara manual Lombok Timur telah mencapai herd immunity yaitu capai 70 Persen lebih dari jumlah penduduk (952,470 penduduk, red) masih terdapat selisih data.

“Dari real time, tepatnya pada pukul 11.15 wita posisi 70 persen lebih itu sudah terbetuk. Tentu upaya tindak lanjutnya 70 persen ini masih di dosis Pertama, kita akan meningkatkan capain di dosis ke dua”. Jelasnya

Dikatakan Sekda, Berdasarkan rumus Nasional dengan V-Care data yang terinput masih 63 persen sehinga ada selisih 7 persen, berdasarkan hal tersebut akan dilakukan input data manual ke V-Care oleh Batalyon V-Care yang langsung berpusat di Polres Lombok Timur, dimana data yang menjadi acuan pemerintah pusat adalah data V-Care.

“Kita harus memakai rumus nasional, apa yang ada di V-cere, walau pun dimanual kita sudah 70 persen tetapi di V-cere masih pada posisi 63 persen. Ada kesenjangan kurang lebih 7 Persen. jadi data itu akan diinput oleh Batalyon V-Care yang sudah diaktifkan” tegasnya

Juaini Taofik juga memberikan apresiasi kepada para Nakes, Babinsa dan Babinkamtibmas yang tiap hari berjibaku, termasuk juga kepada masyarakat yang telah bersabar.

Hal yang sama juga disampaikan, Kapolres Lombok Timur, AKBP. Herman Suriyono mengapresiasi semangat  kerja para Nakes, Babinsa, Babinkamtibmas dan Pemkab. dimana telah bekerja keras dalam mensukseskan program vaksinasi sehingga herd immunity terwujud di Lotim.

” Saya sangat mengapresiasi dedikasi dan pengorbanan pihak terkait, utamanya para tenaga kesehatan atas komitmen tersebut,” Pungkasnya.(Bul).

 

Print Friendly, Pdf & Email
  • Bagikan