News  

PENYATAAN PERMOHONAN MAAF PEMERINTAAH DESA JATIREJA TERHADAP REKAN REKAN MEDIA ONLINE DAN CETAK

BEKASI – Liputan4.com Hari ini Senin tangal (13/1) rekan wartawan media cetak dan online kab. Bekasi, mendatangi kantor desa jatireja cikarang timur Kab. bekasi terkait perihal menpertanyakan perkataan/ucapan yang tidak menyenangkan dari oknum pemerintah desa jatireja pada rekan wartawan melalui pesan whatshapp.

Pembahasan musyawarah di hadiri oleh aparatur dari (bimaspol) bimbingan masyarakat polisi, (Babinsa) badan pembina desa (sekdes) sekertaris desa dan aparatur pemerintahan kabupaten bekasi.Berikut pernyataan :


“Dengan ini kami atas nama pemerintahan desa Jatireja kecamatan Clkarang Timur kabupaten bekasi

Bekasi Telah mengadakan musyawarah dengan rekan rekan media online dan cetak maupun elekronik yang di musyawarahkan di aula desa jatireja pada tangal 13 Januari 2020 hari senin.

KULIAH GRATIS BEASISWA

Dalam musyawarah tersebut menghasilkan kata sepakat
pemerintah desa jatireja meminta maaf dengan adanya scren shot wathshaap yang berbunyi wartawan gila pada tangal 09.01.2020 hari kamis, dan insan media memaafkan atas permintaan maafnya,
Selanjutnya pemerintah desa jatireja cikarang timur, berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama, dan bila mana terulang kembali, kami pemerintah desa jatireja siap di proses secara hukum yang berlaku”, ucapnya
“Sardi selaku perwakilan dari rekan wartawan Sekaligus sebagai ketua penguyuban wartawan bekasi (PWB) menyampaikan” terkait permintaan maaf mengenai ucapan yang tidak menyenangkan pada rekan wartawan melalui chat whatsapp dari pemerintah Desa Jatireja saya kembalikan kepada teman-teman semua sebab apapun keputusanya bukan wewenang saya, selanjutnya hasil musyawarah saya bersama senior kita bang Ragil Asmoro, Darsum, Yanto, membuat kesepakatan wartawan memaafkan permintaan maaf dari Pemerintah Desa Jatireja dengan cataan harus di buat secara tertulis atau di publikasi di masing-masing media, Saya tambahkan kepada seluruh instansi pemerintah TNI POLRI supaya tidak membuat ucapan yang menyinggung perasaan insan Pers sebab kita bekerja di UU PERS serta mengedepankan kode etik wartawan” ungkapnya

Laporan – yakub