News, NTT  

Penutupan Pasar Mingguan Jadi Sorotan Fraksi Fraksi Di DPRD TTS

Penutupan Pasar Mingguan Jadi Sorotan Fraksi Fraksi Di Dprd Tts

Soe.Liputan4.com

Enam fraksi  meminta Pemda Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk mengevaluasi kembali kebijakan penutupan pasar Mingguan.


Enam fraksi tersebut adalah  Fraksi PKB, Golkar, Hanura, PDI Perjuangan, Demokrat dan PKPI yang menyoroti kebijakan tersebut dalam pandangan umum fraksinya.

Hal tersebut menjadi  sorotan fraksi-fraksi di DPRD  TTS pada sidang paripurna  penyampaian pandangan umum fraksi terhadap LKPJ Bupati Tahun 2019 yang berlangsung pada hari  Selasa 19/5/2020.

Alasannya keberadaan pasar Mingguan menjadi pemacu roda perekonomian di tingkat desa. Dimana masyarakat bisa menjual hasil pertanian, ternak di pasar Mingguan.

Tak hanya itu ,pasar mingguan menjadi tempat masyarakat desa membeli kebutuhan sehari hari.

Namun karna kebijakan penutupan pasar Mingguan maka masyarakat kesulitan menjual hasil pertanian, dan ekonomi masyarakat sangat menurut.
Mm

Roy Babys, Ketua umum fraksi PKB yang  membacakan pandangan umum fraksi PKB meminta Pemda TTS bisa segera membuka kembali pasar mingguan sehingga masyarakat bisa kembali berjualan hasil pertanian maupun peternakannya.

Sementara itu Fraksi PKPI melalui Uksam Selan, mengatakan agar  pasar mingguan bisa kembali dibuka agar roda perekonomian  di desa bisa dibuka kembali dengan tetap mengikuti  protokol kesehatan.

Permintaan yang sama juga oleh Fraksi Golkar dalam pandangan umum fraksi yang dibacakan Mariana Lakapu.

Selain penutupan pasar mingguan, data penerima Bantuan Pemerintah juga menjadi sorotan dan fraksi fraksi di DPRD berharap pemerintah melakukan validasi data sehingga masyarakat yang benar benar layak menerima bantuan tak boleh terlewatkan.

Sebelumnya tercatat sudah beberapa legislator   menolak kebijakan penutupan pasar mingguan tersebut diantaranya Yudi Arifus Selan, Marthen Tualaka,Uksam Selan, Melianus Bana. (Y15)

[zombify_post]