Penguatan Gerakan Literasi Sekolah di Masa Pandemi Covid-19

Reporter: Dessy Nathalia Kategori: Kalimantan Selatan, Pemerintahan, Pendidikan
  • Bagikan
Penguatan Gerakan Literasi Sekolah di Masa Pandemi Covid-19

Liputan 4.com, Tanah Laut-Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan program pemasyarakatan kegemaran membaca dan menulis di kalangan komunitas sekolah. Gerakan ini didasarkan atas Permendikbud Nomor 21 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

Bagi guru, budaya membaca dan menulis bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan berkaitan dengan mata pelajaran yang diampu.

Sedangkan bagi siswa, kegemaran membaca dan menulis bermanfaat untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa, dan kemampuan untuk menerima, memahami bahasa, berkomunikasi gambar dan lisan, berdasarkan pengalaman belajar di masa pandemic covid-19 ini, ketika siswa harus belajar secara daring dirumah masing-masing.

Atau dengan kata lain, budaya membaca dan menulis akan berdampak pada proses pembelajaran sehingga meningkatkan prestasi belajar siswa.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, SMA Negeri 1 Kintap adalah sekolah yang terletak 130 km dari ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Ada beberapa penghargaan yang diraih oleh SMA Negeri 1 Kintap selama dipimpin oleh Aries Eko Wibowo, S.Pd, MM yakni Sekolah Model, Sekolah Kewirausahaan, Sekolah Adiwiyata Nasional pada tahu 2019.

Program unggulan SMA Negeri 1 Kintap yang dilaksanakan saat ini adalah:
1. Persiapan menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri Nasional
2. Sekolah Kewirausahaan Berkarakter
3. School Forest – Hutan Sekolah
4. Sekolah Literasi

Penguatan Gerakan Literasi Sekolah di Masa Pandemi Covid-19
Kadispersip Kalsel Hj Dra Nurliani M.AP, saat poto bersama Kepala Sekolah SMAN 1 Kintap Aries Eko Wibowo, S.Pd, MM dan beberapa staf (poto Aduy)

Program Sekolah Literasi, SMA Negeri 1 Kintap telah membuat pojok-pojok baca, guru dan siswa membuat Karya Rekam dan karya Cetak. Untuk mendukung Program Literasi SMA Negeri 1 Kintap mendapat kunjungan langsung dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan Dra Hj Nurliani Dardie M.AP, melihat langsung program literasi di SMA Negeri 1 Kintap sekaligus memberikan Penghargaan kepada Kepala Sekolah dan Guru dalam rangka pembuatan Karya Rekam dan Karya Cetak. Hal ini adalah sejarah bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Kintap.

Sementara Bunda Nunung mengatakan, “Literasi telah banyak diterapkan disekolah-sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa, serta meningkatkan mutu pendidikan, bahkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Sudah banyak sekolah yang menerapkan gerakan literasi, ini terbukti dengan adanya pojok baca di setiap kelas, biasanya pihak sekolah mewajibkan pada murid-muridnya untuk membaca 15 menit buku bacaan terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai,” ujar Bunda Nunung sapaan akrabnya.

“Kegiatan membaca dapat membaca pada anak dengan proses pendekatan yang meliputi tahapan membaca tahapan persiapan membaca, kegiatan membaca tahap merespon, tahap mengeksplor bacaan dan tahap memperdalam interprestasi,” pungkas Bunda Nunung.

Sementara itu Bunda Nunung, Jumat (9/7), mengungkapkan, dari Kabupaten Tanah Bumbu tidak langsung pulang, namun mampir dulu ke SMAN 1 Kintap untuk keperluan,
1. Masih dalam rangkaian SMS Dara Mengaca ( Strategi Merangkul Stakeholder Dalam Rangka Meningkatkan Minat Baca).
2.  Promosi layanan i-Kalsel.
3. Pembinaan Perpustakaan Sekolah

Bunda juga sangat mengapresiasi salah satu  program kerjasama SMAN 1 Kintap yang dipimpin Kepala Sekolah bapak Aries Eko Wibowo,S.Pd, MM dg PT. KPP berupa tersedianya POJOK BACA SIMASTER (Generasi Muda Cerdas Berkarakter), sehingga dengan semakin banyaknya pojok baca yang tersedia di sekolah diharapkan dapat meningkatkan minat baca siswa, harap Bunda Nunung.

Pembinaan terhadap perpustakaan SMAN 1 Kintap dan program literasi sekolah yang dilakukan Bunda Nunung juga sangat memotivasi segenap warga sekolah agar terus meningkatkan prestasi yg telah dicapai dan budaya membaca di lingkungan sekolah.  Apalagi didukung dengan adanya aplikasi i-Kalsel yg memudahkan guru dan siswa dalam mengakses perpustakaan prov kalsel secara digital.

Tentunya, aplikasi i-Kalsel dapat memberikan kemudahan dalam membantu siswa untuk mencari berbagai referensi tentang dunia kewirausahaaan, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan minat baca siswa.

Pada kunjungan ini, Apresiasi Bunda Nunung terhadap hasil karya siswa dalam bidang kewirausahaan juga memberikan semangat dan motivasi tersendiri, siswa dapat terus berkembang dan berinovatif dalam menghasilkan produk-produk yang berkualitas.

Bunda Nunung sangat kagum hasil karya siswa yang dipamerkan dari barang-barang bekas antara lain, batako dari abu cangkang sawit, pot bunga cantik dari handuk bekas, hiasan dinding berupa kaligrafi dari batang pisang kering, kotak tissue, tas cantik dari botol dan tutup botol air mineral.
Ada pula lampu hias dari sendok  pastik bekas, dan lampu hias dari sendok  pastik bekas.

Sementara , Aries Eko Wibowo, S.Pd, MM, mengatakan, dengan kehadiran Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan dapat Meningkatkan Budaya Literasi di masa pandemi sebagai Momentum Paradigma Pendidikan di SMA Negeri 1 Kintap.

Semoga, Bunda Nunung dapat terus memberikan semangat dan motivasi kepada SMAN 1 Kintap dalam meningkatkan kualitas perpustakaan serta budaya literasi di sekolah, harap Aries.

Terimakasih kami ucapkan atas kunjungan Bunda Nunung, yang selalu memberikan support terhadap kemajuan sekolah terutama dibidang literasi sekolah, pungkas Aries.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan