Pendataan Pemberian Kovensasi Pembangunan Jaringan Transmisi Tenaga Listrik (Wotu-Masamba) oleh PLN Untuk Warga Lutim Mulai di Lakukan

  • Bagikan
Pendataan Pemberian Kovensasi Pembangunan Jaringan Transmisi Tenaga Listrik (Wotu-Masamba) oleh PLN Untuk Warga Lutim Mulai di Lakukan

Liputan4.com, Luwu Timur- Pendataan Untuk Pemberian Kovensasi Lahan dan tanaman dilakukan oleh pihak PLN kepada warga Kabupaten Luwu Timur yang terdampak pembangunan Jaringan Transmisi Tenaga Listrik jalur Wotu-Masamba kini sudah mulai dilakukan, Selasa, 08 Juni 2021 di aula Desa Cendana Hijau.

Kali ini pihak PLN melakukan pendataan di Desa Cendana Hijau, Kecamatan Wotu yang dimana menghadirkan warga yang terkena dampak dari pembangunan Jaringan Transmisi Tenaga Listrik, dan pada kesempatan ini pula warga di dampingi oleh Kepala Dusun Masing-masing.

Tentu pemberian Kovensasi sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 27 Tahun 2018 tentang Kompensasi Atas Tanah, Bangunan, dan/atau Tanaman yang Berada di Bawah Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik.

Sesuai dengan apa yang di ungkapkan oleh Kepala Dusun Lembah Bahagia, Desa Cendana Hijau Pak Sumardi yang mendampingi warganya dalam kegiatan ini, Mengungkapkan bahwa penebangan yang telah dilakukan minggu lalu kini mulai di data jumlah tanaman yang terkena imbas penebangan pohon/tanaman di lewati jalur Jaringan Transmisi Tenaga Listrik wotu-masamba.

“permintaan dari pihak PLN memanggil warga untuk mendata warga yang lahannya dilewati Jaringan Transmisi Tenaga Listrik PLN, berapa jumlah lahan yang di lewati dan berapa jumlah tanaman yang di tebang untuk pembersihan jalur, makannya warga di panggil untuk menyocokan data.” Ungkap Sumardi

“setelah ini kalau sudah di asese tentu pihak PLN akan memperoses pembayaran Kovensasi”. Lanjutnya

“kalau untuk warga desa cendana hijau sendiri terdapat 26 orang warga yang akan mendapatkan kovensasi”. Katanya

“kalau untuk jalur lahan yang cuma di lalui kabal saja akan di beri kovensasi 15% dari harga lahan. Beda dengan tempat tiangnya, tentu di ganti untung oleh pihak PLN, kalau tanaman kan ada pihak indevenden yang menaksirkan harga tanaman”. Tutup Pak Sumardi

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
1
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan