PemKot Salurkan Bantuan ASN Peduli Warga Terdampak Banjir

Pemkot Salurkan Bantuan Asn Peduli Warga Terdampak Banjir

Liputan4.com 23/06/2022
Kota Pekalongan –
Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mengunjungi lokasi banjir rob di Kampung Bugisan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kamis sore (23/6/2022). Kunjungan kali ini sekaligus menyerahkan bantuan dari ASN Peduli bagi warga terdampak banjir rob.

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE menyerahkan secara langsung bantuan sembako kepada warga terdampak banjir rob sebanyak 275 paket sembako. Pada penyerahan bantuan ini Walikota Aaf didampingi Ketua KORPRI Kota Pekalongan dan jajarannya.


Walikota Aaf mengungkapkan bahwa sebanyak 275 paket sembako dari ASN Peduli diserahkan kepada warga terdampak banjir rob di Kampung Bugisan ini. “Kampung Bugisan ini dapat dikatakan paling terdampak, karena hampir setiap hari ada genangan, semakin masuk di kampung ini ketinggian air bertambah. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban para warga,” kata Aaf.

Aaf menceritakan, para warga mengatakan sebetulnya tak mengharapkan bantuan sembako tapi bantuan berupa penanganan banjir rob ini. Masyarakat ingin pembangunan segera tuntas dan ini masih berjalan. “Mohon sabar, ini tengah ditangani oleh pusat, kami hanya dapat terus mendorong percepatan ini. Mudah-mudahan tahun 2023 nanti Bugisan sudah tidak banjir lagi,” tutur Aaf.

Dikatakan Aaf, Dirjen dari Kementerian PUPR juga sudah meninjau progresnya masih 12,5%. “Progres masih berjalan, sementara hanya ini yang dapat kami lakukan semoga dapat segera mengatasi permasalahan rob,” ucap Aaf.

Sementara itu, Ketua KORPRI Kota Pekalongan, Drs Slamet Prihantono MM menjelaskan bahwa kegiatan ASN Peduli ini memang telah direncanakan dan dana satu tahun ini sudah terkumpul. “Kami beberapa kali membagikan bantuan, untuk kali ini menyasar Kampung Bugisan, melihat para warga yang hampir setiap harinya terdampak rob. Ketika pukul 8 pagi air surut dan pukul 3 sore air sudah mulai naik lagi, dan ini membuat para warga harus selalu siaga. Kami ingin membantu meringankan beban mereka,” ujar Totok, sapaan akrabnya.

Totok menambahkan program dari Pemerintah Kota Pekalongan untuk membangun tanggul dengan dana pusat ini harus didukung. “Mudah-mudahan bisa mengatasi permasalahan rob di Kota Pekalongan,” pungkas Totok.

Print Friendly, Pdf & Email